Breaking News:

KKB Papua

Diduga akan Jual Amunisi ke KKB di Intan Jaya, Bripka HWS Masih Diperiksa Propam Polda Papua

Bripka HSW yang diduga kuat menjual puluhan amunisi kepada KKB masih diperiksa Propam Polda Papua.

Dok. Satgas Nemangkawi
Puing-puing rumah guru yang dibakar KKB di Kampung Dambet, Beoga, Puncak, Sabtu (17/4/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Bripka HSW yang diduga kuat akan menjual puluhan amunisi kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di Sugapa, Intan Jaya, masih diperiksa Propam Polda Papua.

Hal ini diungkapkan Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan.

"Saat ini masih dalam proses di Propam Polda Papua," kata Ahmad di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Baca juga: Geram Warganya Diteror, Bupati Puncak Peringatkan KKB: Kalau Mau Perang, Kami Siapkan Lapangan

Ahmad menuturkan Bripka HSW dipastikan akan dipecat jika terbukti menjual amunisi kepada KKB Papua.

"Sementara masih dalam proses," pungkasnya.

Sebelumnya, oknum polisi Bripka HSW yang merupakan anggota Polres Biak ini ditangkap oleh aparat gabungan TNI-Polri lantaran ketahuan membawa amunisi tanpa dokumen resmi menuju Sugapa, Intan Jaya.

Pihak Polda Papua mengamankan 51 butir amunisi tanpa dokumen di Bandara Nabire, Kamis (15/4/2021).

Bripka HSW membawa puluhan amunisi tersebut menggunakan pesawat.

Awalnya, pesawat yang membawa puluhan amunisi tersebut sempat terbang.

Baca juga: Satgas Nemangkawi Sebut Paniel Kogoya Habiskan Dana Lebih dari Rp 1 Miliar untuk Pasokan Senjata KKB

Namun oleh petugas bandara dan petugas keamanan meminta pesawat tersebut kembali mendarat di Bandara Nabire.

Petugas x-ray dan anggota Satgas Paskha melihat ada benda mencurigakan berupa amunisi di dalam tas punggung warna hitam.

Adapun barang bukti yang ditemukan yakni 51 butir munisi 5,56, satu amunisi jenis mouser, 16 butir munisi AK 7.62 mm, 6 munisi Revolofer 10 mm, 1 sangkur, dan 1 magazen SS1.

Pihak Polda Papua mengamankan 51 butir amunisi tanpa dokumen di Bandara Nabire, Kamis (15/4/2021).

Berita lain tentang KKB Papua

(*)

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved