Breaking News:

Ingin UU Otsus Bisa Jawab Persoalan SDM, Mendagri Singgung Keberpihakan pada Warga Asli Papua

Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua diharapkan bisa menjawab persoalan SDM di Papua.

(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian saat pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju dan kepala badan setingkat menteri. 

TRIBUN-PAPUA.COM -  Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua diharapkan bisa menjawab persoalan sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Papua.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Sebab, kata Tito, UU tersebut mengamanatkan afirmasi untuk memperkuat SDM asli Papua.

Tito mengatakan, program yang akan dijalankan pun dapat memberikan afirmasi bagi percepatan pembangunan SDM asli Papua.

Menurut dia, keberpihakan pada warga asli Papua harus dikedepankan tetapi tetap memperhatikan kualitas. Misalnya, dalam seleksi CPNS atau TNI/Polri.

Baca juga: Pengawasan Pemerintah Pusat Dinilai Lemah, MRP Harap Evaluasi Otsus secara Menyeluruh

"Harus karena kualitasnya yang baik, seperti rekrutmen PNS, TNI/Polri," kata Tito saat memberi sambutan pada Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Papua Tahun 2022 secara virtual, Selasa (20/4/2021).

Kendati demikian, Mantan Kapolri ini menekankan, jangan sampai semua SDM asli Papua diarahkan menjadi pegawai negeri.

Pasalnya, potensi sumber daya alam yang dimiliki Papua sangat melimpah dan dapat dimanfaatkan untuk bertahan hidup.

Sehingga masyarakat sekitar bisa didorong untuk berwirausaha, saling bekerja sama dengan warga lain untuk memanfaatkan sumber daya alam, dan menjalani usaha lainnya.

Baca juga: Ini Empat Rencana Aksi yang Diusulkan Kementerian ATR/BPN untuk Dukung Otsus Papua

"Pendidikan vokasi sebagai upaya menunjang pengelolaan tersebut sangat dibutuhkan," ujar dia.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved