Puasa Ramadan 2021

Jika Baru Mandi Junub setelah Imsak, Sah atau Tidak Puasa Ramadan? Ini Penjelasan Ustaz

Apakah sah puasa ramadan jika baru mandi junub setelah imsak? Simak penjelasannya di sini.

Global News
Ilustrasi mandi - Sah atau Tidak Puasa Ramadan apabila Baru Mandi Junub setelah Imsak? Simak Penjelasan Ustaz 

TRIBUN-PAPUA.COM - Bagaimana hukumnya jika pasangan suami istri yang berhubungan intim saat malam hari setelah berbuka puasa namun baru mandi junub setelah imsak di hari selanjutnya?

Terlebih, ketika sengaja tidak mandi junub karena cuaca sedang dingin.

Apakah puasa mereka tetap sah?

Berikut TribunWow.com sajikan penjelasan mengenai apakah puasa ramadan tetap sah jika mandi junub setelah imsak berdasarkan pemaparan Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah, Wahid Ahmadi.

Baca juga: Tata Cara Menunaikan Salat Tahajud, Lengkap dengan Bacaan Niat dan Doanya

Jawaban

Puasa dalam keadaan junub perlu kasus yang lebih terperinci.

Jika setelah haid belum mandi wajib, maka tidak boleh berpuasa.

Namun, misalnya dia habis melakukan hubungan suami-istri, ada keadaan dia boleh berpuasa.

Sebagai contoh, dia berhubungan suami-istri sehabis sahur, sebelum azan subuh.

Saat itu keduanya tertidur sehingga kemudian sudah masuk masa puasa.

Jika hal tersebut yang terjadi, maka puasanya masih sah dan dia masih diperbolehkan melanjutkan puasa.

Namun, orang tersebut harus segera mandi wajib untuk kemudian menjalankan ibadah salat subuh.

Jadi, tak ada alasan dingin kemudian memutuskan untuk tidak mandi karena bagaimanapun dia harus menjalankan ibadah salat.

Namun sekali lagi, terkait kondisinya yang tengah junub, itu tidak masaalah.

Tapi kalau alasannya dingin lalu tidak mandi, sehingga junub terus, ya tidak boleh, kan harus salat subuh.

Niat Mandi Wajib atau Mandi Junub

Mandi junub atau mandi wajib harus dilakukan untuk membersihkan diri dari hadas besar.

Mandi wajib diawali dengan niat sebelum membasuh seluruh tubuh menggunakan air.

Berikut bacaan niat mandi wajib:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta'aala.

Artinya: Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah ta'aala.

Baca juga: Doa Buka Puasa Ramadan dan Tata Cara Berbuka yang Diajarkan Rasulullah

Tata Cara Mandi Wajib atau Mandi Junub

1. Niat.

2. Mendahulukan mengambil air wudu. Sebelum mandi disunahkan berwudu terlebih dahulu

3. Menghadap kiblat sewaktu mandi dan mendahulukan bagian kanan dari pada kiri

4. Membaca Bismillahirrahmaanirrahiim, pada permulaan mandi

5. Membasuh seluruh badan menggunakan air. Meratakan air ke bagian rambut dan kulit

6. Mendahulukan membasuh segala kotoran dan najis dari seluruh badan

7. Membasuh badan sampai tiga kali

8. Membaca doa sebagaimana membaca doa sesudah berwudu.

Berita lainnya terkait Ramadan

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Hukum Berpuasa tapi Belum Mandi Junub sebelum Imsak Menurut Ustaz, Apakah Sah? dan di Tribunnews.com dengan judul Apakah Sah Puasa Orang yang Mandi Junub setelah Imsak atau Subuh? Simak Tata Cara Mandi Wajib

Sumber: TribunWow.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved