Breaking News:

Kasus Covid-19 di PNG Meningkat, BPPKLN Papua Perketat Pengawasan di Pos Batas Lintas Negara

BPPKLN Papua memperketat pengawasan di PLBN menyusul meningkatnya kasus Covid-19 di negara tetangga, Papua Nugini.

Penulis: Musa Abubar | Editor: Astini Mega Sari
(Tribun-Papua/Musa Abubar)
Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua, Suzana Wanggai 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM - Badan Pengelolaan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri  (BPPKLN) Provinsi Papua memperketat pengawasan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) menyusul meningkatnya kasus Covid-19 di negara tetangga, Papua Nugini (PNG).

Hal itu sesuai dengan imbauan Pemprov Papua yang meminta masyarakat tak menyeberang ke PNG untuk sementara waktu.

"PLBN tetap masih ditutup, bahkan pelintas batas baik warga Indonesia maupun warga PNG yang akan melintas pastinya, akan disesuaikan dengan prosedur yang telah kita tetapkan,” kata Kepala BPPKLN Papua, Suzana Wanggai kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Kamis (22/4/2021).

Zusana mengatakan, prosedur yang pihaknya sediakan akan lebih diperketat, seperti pemeriksaan Covid-19 dan sebagainya.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Pemprov Papua Larang Warga Menyebrang ke Papua Nugini

"Khususnya untuk para pekerja-pekerja migran juga melewati tahap pemeriksaan yang sangat ketat, guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Papua," ujarnya.

Suzana menyebutkan, yang perlu diwaspadai adalah jalan non formal.

Jalur non formal ini bisa jadi pemicu utama penyebaran Covid-19.

"Jalan-jalan non formal ini pengawasannya harus lebih ketat, yang mana untuk membahas dan melakukan pengawasan terhadap jalan-jalan non formal itu, semua pihak harus terlibat, baik itu pemerintah pusat, pemerintah provinsi, bahkan kota dan kabupaten di Papua," katanya.

Suzana menambahkan, uapaya yang perlu dilakukan adalah dengan pembangunan fisik seperi pagar untuk mengantisipasi aktivitas warga yang masuk-keluar RI-PNG melalui jalur non formal. (*)

Berita lainnya terkait Covid-19

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved