Breaking News:

Kapuspen TNI Ungkap Kondisi di Lokasi Pencarian KRI Nanggala-402: Daya Magnet Besar Mulai Terdeteksi

Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad menyampaikan kondisi sebelah utara Pulau Bali yang menjadi lokasi pencarian KRI Nanggala-402.

Tribunnews.com
Kapal selam KRI Nanggala-402. 

"Tim dari P-8 Poseidon yang nanti sebagai operator akan membantu," kata Riad.

P-8 Poseidon tiba di Indonesia pada Jumat malam.

"Timnya sudah datang di sini untuk koordinasi," jelas Riad.

"Sampai dengan saat ini belum ditemukan secara pasti, tapi di beberapa titik ini dengan berbagai caranya bisa ditemukan (KRI Nanggala-402)," tambahnya.

Baca juga: TNI-Polri Jamin Keamanan di Beoga, Satgas Nemangkawi Minta Warga yang Mengungsi untuk Kembali

Dikutip dari Tribunnews.com, Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispen AL) Laksamana Julius Widjojono menyebutkan KRI Nanggala-402 hanya dapat menyelam di kedalaman 250-500 meter.

"Pabrikannya 250-500 meter. Kalau lebih dari itu cukup fatal," kata Julius, Kamis (22/4/2021).

Diketahui KRI Nanggala-402 hilang kontak sejak Rabu (21/4/2021) pukul 03.00 WITA.

Hilang kontak itu terjadi tepat setelah kapal selam mulai menyelam di sebelah utara Pulau Bali untuk melakukan latihan tembak torpedo.

Diperkirakan cadangan oksigen hanya cukup untuk 72 jam sejak penyelaman atau sampai Sabtu (24/4/2021) dini hari.

Lihat videonya mulai menit 2.00:

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved