Breaking News:

Namanya Dicatut untuk Surat Rapid Test Palsu, Kimia Farma Manokwari: Kami Pakai Stempel Basah

Pihak Kimia Farma di Manokwari merespons kabar soal pemalsuan surat rapid test Covid-19 oleh sejumlah pelaku perjalanan di Bandara Rendani.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi virus corona 

"Ada sejumlah tempat layanan yang seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Papua Barat, RSUD Manokwari, dan bahkan sejumlah klinik mulai dari Kimia Farma, Papua Medika dan lainnya sudah banyak yang telah dipalsukan," ungkap Agung.

Kata Agung, sangat jelas ada perbedaan rapid test yang asli dan palsu.

Baca juga: Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Papua Barat Tinggi, Gugus Tugas: Capai 94 Persen

"Tampak beda dari sisi jenis kertas, jadi masing-masing tempat klinik di Manokwari memiliki kualifikasi tersendiri," tuturnya.

Selain jenis kertas, ada sejumlah perbedaan seperti model print out, cap dan juga tanda tangan.

"Semua itu kami telah mengenali jenis yang asli seperti apa, sehingga ketika terjadi seperti ini maka tidak asing lagi," ucap Agung.

"Yang sering menggunakan rapid test abal-abal ini bervariasi mulai dari kalangan bawa sampai atas pun tertangkap," imbuhnya.

Sementara itu, Tribun-Papua sudah beberapa kali melakukan upaya konfirmasi kepada pihak Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat, namun tak kunjung memberikan jawaban terkait hal tersebut. (*)

Berita lainnya terkait Covid-19

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved