Breaking News:

Polisi Gagalkan Pengiriman 175 Kg Vanilly Ilegal di Perbatasan RI-PNG

Personil Polsubsektor Skouw-Wutung mengagalkan pengiriman 12 koli vanilly ilegal yang akan dikirimkan ke Kota Jayapura, Papua.

(Humas Polda Papua)
Personil Polsubsektor Skouw-Wutung mengagalkan 12 Koli Vanilly ilegal yang hendak dikirim ke Kota Jayapura. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM - Personil Polsubsektor Skouw-Wutung mengagalkan pengiriman 12 koli vanilly ilegal yang akan dikirimkan ke Kota Jayapura, Papua.

Polisi berhasil menggagalkan pengiriman disekitar Pos Siskamling Kampung Louncing Skouw Perbatasan Distrik Muara Tami, Jayapura pada Minggu (25/4/2021) pagi sekira pukul 05.00 WIT.

Kapolsubsektor Skouw Perbatasan RI-PNG (Papua Nugini) Iptu Kasrun kepada Tribun-Papua ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Senin (26/4/2021) mengatakan seorang pria berinisial KW (42) diamankan saat mengangkut vanilly seberat 175,2 kilogram.

Baca juga: Pemprov Papua Berkomitmen Turunkan Angka Pengangguran Melalui Skill Development Center

Kronologi dijelaskannya, berawal saat personilnya Bripka Samsul Passali melakukan monitoring situasi Kamtibmas di Pos Kamling Kampung Louncing Skouw Perbatasan.

Saat itu terlihat sebuah mobil Toyota Fortuner  memasuki kampung Louncing.

"Kemudian sekitar pukul 05.00 WIT pagi, terlihat satu unit mobil Toyota Fortuner warna putih dengan nomor polisi PA 1096 AW memasuki kampung untuk mengangkut vanilly," katanya.

Ketika hendak keluar dan menuju Jayapura,  Bripka Samsul mencoba menghentikan, namun laju kendaraan dipacu pelaku dengan kecepatan tinggi sehingga mobil tak bisa dihentikan.

Akhirnya Bripka Samsul berhasil menangkap pelaku setelah melakukan pengejaran tiga kilometer jauhnya.

"Bripka Samsul langsung melakukan pengejaran dan mobil tersebut akhirnya dapat dihentikan sekitar 3 kilometer dari Pos Kamling Kampung Louncing, selanjutnya pelaku bersama barang bukti dibawa ke Polsubsektor Skouw-Wutung untuk diamankan dan dilakukan pemeriksaan awal," katanya.

Saat ini pelaku, KW dan barang bukti vanilly ilegal telah diserahkan ke Mapolsek Muara Tami untuk ditindaklanjuti sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Berita tentang Papua

(*)

Penulis: Musa Abubar
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved