Breaking News:

Noken Papua Terus Berbenah, dari Manual ke Mesin

Seiring berjalannya waktu, Noken Papua terus mengalami perbaikan dalam hal kualitas bahan baku sehingga bisa dipromosikan di pasaran.

(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
Saat peragaan cara Pintal Noken Papua lewat mesin. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM - Seiring berjalannya waktu, Noken Papua terus mengalami perbaikan dalam hal kualitas bahan baku sehingga bisa dipromosikan di pasaran.

Sebab, selama ini pembuatan bahan baku Noken masih dengan alat seadanya.

Melihat hal tersebut, muncul sebuah ide dari seorang srikandi asal Papua, yakni Yohana Yembise meminta Yayasan Nirudaya Nusantara untuk mengembangkan sebuah alat pintal Noken bertenaga listrik.

Baca juga: Wabah ASF Terus Serang Ternak Warga, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan: Ini Kejadian Luar Biasa

"Sejak tahun 2017 awal mula bagaimana mencari referensi di sejumlah daerah di Papua untuk membuat sebuah alat pintal Noken," ujar George Wijayanto, Pembuat Mesin Pintal Noken, kepada Tribun-Papua.com, Selasa (27/4/2021)

Pada waktu-waktu pertama pengembangan, pihaknya melakukan pengembangan di Sentani kabupaten Jayapura.

"Alat pintal yang kami hasilkan pertama itu belum maksimal, namun setelah dikembangkan hingga mendapatkan yang generasi kedua ini," tuturnya.

Kendati demikian, George berniat untuk terus mengembangkan alat pintal Noken.

"Kalau bisa hingga sampai ke yang manual, karena masih banyak daerah di Papua belum disentuh oleh listrik," ucapnya.

Dia menjelaskan alat pintal ini asal muasal dari ide Yohana Yembise sebagai perempuan Papua.

Halaman
12
Penulis: Safwan Ashari Raharu
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved