Breaking News:

Pemprov Minta Desk Papua Diaktifkan Guna Penyelesaian Konflik di Beoga Puncak

Provinsi Papua meminta kepada Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan mengaktifkan desk Papua guna penyelesaikan persoalan-persoalan di daerah konflik

(Tribunpapua.com/Musa Abubar)
Sekretaris Daerah Papua, Dance Yulian Flassy 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM - Pemerintah Provinsi Papua meminta kepada Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan mengaktifkan desk Papua guna penyelesaikan persoalan-persoalan di daerah konflik.

"Persoalan Beoga ditangan pemerintah, semua masyarakat diharapkan jangan terprovokasi dengan situasi di Beoga Puncak," kata Sekda Papua, Dance Yulian Flassy ketika dikonfirmasi Tribun-Papua di Jayapura, Rabu (28/4/2021).

Sekda Dance mengatakan, penyelasaian kasus di Beoga, Kabupaten Puncak harus mengedepankan tingkat kemanusiaan.

Kedepan, diharapkan kepada Menteri Politik, Hukum dan keamanan, agar desk Papua harus diaktifkan kembali dijajaran Kemenpolhukam.

Baca juga: TNI-Polri Kejar KKB Lekagak Telenggen di Markas Olenski, Berhasil Tembak 9 Anggota KKB

"Mungkin lewat Menkopolhukam, desk Papua diaktifkan kembali sehingga bisa menetralisir persoalan-persoalan di daerah konflik," katanya.

Menurut dia, ia bakal menemui Menkopolhukam untuk menyampaikan terkait desk Papua agara persoalan-persoalan di Papua dapat diselesaikan dengan baik.

Sebelumnya, pada Kamis (8/4/2021) sekitar pukul.09.30 WIT, KKB melakukan aksi penembakan di sebuah kios di Kampung Julugoma.Akibatnya, Oktovianus Rayo, guru SD Impres Beoga tewas karena ditembak.

Tak hanya itu, pada sore harinya KKB membakar tiga ruang kelas SMAN 1 Beoga. Pada Jumat (9/4/2021) sore, kelompok tersebut melakukan penembakan kepada Yonatan Randen, guru SMPN 1 Beoga dibagian dada.

Korban yang sempat dibawa masyarakat ke Puskesmas Beoga akhirnya meninggal dunia. Kemudian pada Minggu (11/4/2021) malam KKB membakar Helikopter milik PT Ersa Eastern Aviation di Bandara Udara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak.

Halaman
12
Penulis: Musa Abubar
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved