Breaking News:

Malaria Tembus 4.845 Kasus, Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari Buat Strategi Baru

Tren kasus malaria paling tinggi di seluruh Papua Barat yakni kabupaten Manokwari berjumlah 4.845 kasus.

(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
Trence Bosayor Pengelola Program Malaria, Dinas Kesehatan kabupaten Manokwari. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM - Tren kasus malaria paling tinggi di seluruh Papua Barat yakni kabupaten Manokwari yang menyentuh 4.845 kasus.

Data tersebut membuat pemerintah daerah harus kerja ekstra dalam menuntaskan tren kasus tersebut.

"Memang tahun 2020 lalu jumlah kasus di Manokwari adalah 4.845 dan itu merupakan data riil," ujar Trence Bosayor Pengelola Program Malaria, Dinas Kesehatan kabupaten Manokwari, kepada Tribun-Papua.com, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Tren Kasus Covid-19 di Papua Barat Menurun, Gugus Tugas Minta Warga Tetap Taat Prokes: Jangan Lengah

Ke depan, pihaknya akan mengerjakan sejumlah program yang sudah diprogramkan.

"Kami akan melaksanakan pelatihan kader sekitar 84 orang untuk 106 kampung di Manokwari, screening massal, dan juga penyemprotan," tuturnya.

Dengan demikian, kata dia lewat kegiatan tersebut bisa menurunkan kasus malaria yang sedang tunggu di Manokwari, Papua Barat.

"Startegi sementara yang kami ambil adalah membentuk sebuah tim, ketika ada kasus maka mereka langsung ke lokasi," ucap Trence.

Selain tim dari seluruh fasilitas layanan kesehatan, pihaknya juga akan melibatkan para kader.

"Kader juga adalah mitra kerja di kampung-kampung, makanya jika ada temuan mereka langsung berikan informasi," tuturnya.

Sementara itu, Trence mengaku kasus malaria yang tinggi tahun 2020 karena sedang menghadapi Covid-19.

"Tahun 2021 ini kami akan berusaha untuk menurunkan tren kasus malaria itu di Manokwari," imbuhnya.

Berita lain Papua Barat

Penulis: Safwan Ashari Raharu
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved