Breaking News:

KKB Papua

Sepakat KKB Papua Ditumpas, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni: Namun Jangan Melanggar HAM

Sahroni menilai bahwa dalam penumpasan KKB tetap harus dalam aturan dan koridor Hak Asasi Manusia (HAM).

Editor: Astini Mega Sari
Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni 

TRIBUN-PAPUA.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengaku sepakat apabila Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang ada di Papua harus ditumpas karena mengancam keamanan negara.

Kendati demikian, ia menilai bahwa dalam penumpasan KKB tetap harus dalam aturan dan koridor Hak Asasi Manusia (HAM).

"KKB harus ditumpas, namun jangan membabi buta, tetap dengan etika, dan jangan melanggar HAM sehingga bisa mencoreng nama Indonesia," kata Sahroni di Jakarta, seperti dikutip Antara, Kamis (29/4/2021).

Politikus Partai Nasdem itu mengatakan, TNI dan Polri dalam menumpas KKB harus menggunakan cara dengan taktis, terencana, dan tetap dalam koridor yang berlaku.

Baca juga: Pernyataannya soal Penumpasan KKB di Papua Dikritik, Bamsoet: Memang KKB Peduli HAM?

Sahroni menuturkan, berbagai aksi yang dilakukan KKB memang sudah sangat keterlaluan dan mengancam keamanan negara sehingga harus ditumpas keberadaannya.

"Karena itu sesuai dengan arahan Presiden Jokowi, KKB harus ditangkap seluruhnya sampai ke akar-akarnya," ujar dia.

Ia juga meminta para personel keamanan tidak terprovokasi dengan aksi-aksi yang dilakukan KKB.

Sebaliknya, kata dia, TNI dan Polri harus tetap fokus dalam menjalankan tugas menumpas kelompok itu.

Lebih lanjut, Sahroni menilai pembunuhan perwira tinggi TNI dan anggota Brimob Polri merupakan provokasi perang sehingga aparat keamanan harus pintar dalam menumpas KKB.

Baca juga: Minta Pemerintah Gunakan Pendekatan HAM dalam Atasi Konflik Papua, Amnesty: Itu Perintah Konstitusi

"Jangan sampai kita terprovokasi melakukan serangan membabi buta yang justru kelompok ini harapkan untuk mendiskreditkan kita di mata dunia," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved