Breaking News:

26 Ribu BPJS Warga Manokwari Dinonaktifkan, Ini Penjelasan Kadinsos

Sekitar 26 ribu penerima bantuan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Manokwari, Papu Barat telah dinonaktifkan.

(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
Kepala Dinas Sosial kabupaten Manokwari, Muhammad Mansyur. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM - Sekitar 26 ribu penerima bantuan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Manokwari, Papu Barat telah dinonaktifkan.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manokwari, Muhammad MansyuR.

Sebab, rata-rata data penerima bantuan tidak konek saat dimasukan kedalam Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG).

Baca juga: Viral Video Bocah di Manokwari Diduga Hirup Lem Aibon saat Dibonceng Naik Motor, Kadinsos Buka Suara

"Ada sekitar 26 ribu orang yang dinonaktifkan dari daftar bantuan tidak tercatat dalam SIKS NG," ujar Muhammad Mansyur, kepada Tribun-Papua.com, Jumat (30/4/2021).

Karena, kata Mansyur mereka yang masuk dalam daftar SIKS NG yakni telah dinyatakan lengkap.

"Sekalipun bantuan melalui BPJS namun yang menerbitkan surat keputusan dari Kementrian Sosial sementara validasinya lewat kami," ucapnya.

Lebih lanjut, kata Mansyur jumlah keseluruhan penerima bantuan lewat BPJS sekitar 146 ribu.

"Dari jumlah keseluruhan tersebut 26 ribu orang kemarin dinonaktifkan pada awal 2021 ini," tuturnya.

"Mereka rata-rata kami temukan saat daftar di SIKS NG, nomor induk kependudukan (NIK) ada yang ganda dan bahkan tidak padan," imbuhnya. 

Berita lain Papua Barat

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved