Breaking News:

KKB Papua

KKB Dilabeli Teroris, Komnas HAM: Kami Khawatir Ini Menutup Jalan Damai Penyelesaian Konflik Papua

Ketua Komnas HAM mengaku khawatir keputusan pemerintah tetapkan KKB sebagai teroris menutup jalan damai penyelesaian konflik Papua.

(KOMPAS.com/Haryantipuspasari)
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik 

TRIBUN-PAPUA.COM - Pemerintah resmi menetapkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sebagai organisasi teroris.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengaku khawatir keputusan pemerintah itu berpotensi menutup jalan damai yang telah diupayakan selama ini.

Taufan mengatakan Komnas HAM sangat khawatir atas kemungkinan eskalasi kekerasan setelah penetapan status teroris untuk kelompok perlawanan bersenjata di Papua

Tentu saja, kata Taufan, pihaknya mengutuk keras berbagai aksi kekerasan yang dilakukan oleh KKB, baik yang ditujukan kepada orang sipil mau pun kepada aparat keamanan. 

Seruan tokoh agama dan masyarakat Papua yang disampaikan ke Komnas HAM selama ini, kata dia, selalu menginginkan penyelesaian damai agar masyarakat Papua bisa hidup aman dan meneruskan pembangunan daerah mereka yang sangat tertinggal dibandingkan daerah lain di Indonesia. 

Suara perdamaian dari para tokoh masyarakat itu, kata Taufan, sudah disampaikan pihaknya kepada Presiden Joko Widodo, pimpinan Polri-TNI dan pejabat pemerintahan lainnya pada berbagai kesempatan.

Baca juga: Minta Koflik Papua Diselesaikan seperti di Aceh, Anggota DPR: Intelijen Kita Juga Lemah Deteksi KKB

Pendekatan keamanan yang dilakukan selama ini, kata dia, belum berhasil dan masih menyisakan banyak catatan kekerasan dan pelanggaran HAM, baik dari aparat mau pun dari kelompok bersenjata yang ingin merdeka. 

Karena itu, kata dia, di dalam berbagai kesempatan pertemuan dengan pihak pemerintah sudah disampaikan keinginan untuk mengkaji ulang pendekatan keamanan yang selama ini belum berhasil dengan lebih mengedepankan jalan damai dan pendekatan kesejahteraan. 

Komnas HAM, kata dia, bahkan sudah mengambil inisiatif untuk membangun dialog dengan berbagai kelompok di Papua dan berencana akan semakin mengintensifkan jalan damai tersebut.

Inisiatif tersebut, kata Taufan, disambut baik oleh pemerintah pusat dan juga pemerintah daerah. 

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved