Breaking News:

15 Mahasiswa Papua Diamankan Polisi saat Mayday, Ini Alasannya

Sebanyak 15 mahasiswa asal Papua diamankan Polisi Metro Jaya juga  saat menggelar aksi unjuk rasa Hari Buruh Internasional (May Day).

The Guardian via Kompas.com
ilustrasi penjara 

TRIBUN-PAPUA.COM - Sebanyak 15 mahasiswa asal Papua diamankan Polisi Metro Jaya juga  saat menggelar aksi unjuk rasa Hari Buruh Internasional (May Day).

Hal ini karena mereka menggelar aksi tanpa mengantongi izin.

"Iya, diamankan ke Polda Metro. Mereka mau unjuk rasa tanpa surat izin pemberitahuan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Persipura Lolos ke Fase Grup H AFC Cup, Jacksen Sudah Prediksi: Data-data dari Lawan Sudah Jelas Ada

Yusri menegaskan pihak kepolisian tidak melarang pihak-pihak yang akan melakukan aksi unjuk rasa, asalkan telah mengantongi izin aksi dari pihak berwajib.

"Harus pakai surat. Aturannya kan harus pemberitahuan, mau apa pun tujuannya harus jelas," tambahnya.

Lebih lanjut Yusri mengatakan para mahasiswa Papua tersebut kemudian diamankan ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pendataan.

Dia juga mengatakan para mahasiswa tersebut saat ini telah dipulangkan oleh pihak kepolisian.

"15 orang (diamankan), lagi didata, sebagian sudah disuruh pulang," pungkasnya.

(Antara)

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved