Breaking News:

Pererat Persaudaraan, Pemuda Kei Gelar Buka Bersama dan Bakar Lilin untuk Awak KRI Nanggala-402

Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kekeluargaan di Manokwari, Pemuda Kei kembali menggelar buka puasa bersama.

Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Astini Mega Sari
(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
Pemuda Kei di Manokwari menggelar buka puasa bersama dan bakar lilin untuk menghormati awak KRI Nanggala-402 yang gugur. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kekeluargaan di Manokwari, perkumpulan pemuda asal Kabupaten Maluku Tenggara, Pemuda Kei, kembali menggelar buka puasa bersama.

Selain buka bersama, Pemuda Kei juga melakuakan tabur bunga dan penyalaan 100 lilin untuk memberi penghormatan bagi 53 awak kapal KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan Bali.

"Sesama warga Kei di Manokwari saling membahu susah dan senang tetap sama-sama," ujar tokoh Pemuda Kei  Manokwar,  Xaverius Kameubun, kepada awak media, di Dermaga Fasarkan Manokwari, Minggu (2/5/2021)

Sedari dulu, hidup saling berbaur antar saudara Kei sudah menjadi pesan dari orang tua.

"Kami punya kebiasaan sekalipun sederhana namun tetap menjaga silaturahmi sekalipun beda agama sekalipun," tutur Kameubun.

"Kami juga merangkaikan kegiatan buka puasa ini dengan tabur bunga dan bakar lilin untuk menghormati arwah dan jasa para prajurit yang gugur didasar laut negara Indonesia," ucapnya.

Baca juga: Pemuda Kei di Manokwari Bagi Takjil Gratis sebagai Wujud Kebersamaan: Saling Berbagi di Bulan Puasa

Sementara itu, menurut Bupati Manokwari, Hermus Indou kegiatan yang dilakukan oleh Pemuda Kei sangat positif.

"Lewat kegiatan ini Pemuda Kei telah berbuat hal yang baik dan menjadi contoh bagi seluruh warga Manokwari," ujar Hermus.

Sebab, sekalipun berbeda agama dan lainnya selalu mengutamakan kebersamaan dan silaturahmi.

"Kegiatan ini mempererat kekeluargaan, persaudaraan dan juga toleransi antar umat beragama di kabupaten Manokwari," ucapnya.

"Kunci keamanan kedamaian di tanah Papua hanya satu yakni bagaimana kita membangun rasa toleransi antar semua anak bangsa," imbuhnya. (*)

Berita lainnya terkait Papua Barat

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved