Breaking News:

Masalah Kemiskinan di Papua Masuk Prioritas, Menko PMK: Masih Perlu Kerja Keras untuk Mengatasinya

Menko PMK mengatakan, masalah penanggulangan kemiskinan di Papua dan Papua Barat merupakan satu di antara prioritas yang tengah ditangani pemerintah

(Dok. Humas Kemenko PMK)
Menko PMK Muhadjir Effendy - Menko PMK mengatakan, masalah penanggulangan kemiskinan di Papua dan Papua Barat merupakan satu di antara prioritas yang tengah ditangani pemerintah 

TRIBUN-PAPUA.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, masalah penanggulangan kemiskinan di Papua dan Papua Barat merupakan satu di antara prioritas yang tengah ditangani pemerintah saat ini.

Namun, meskipun menjadi prioritas, tetapi dalam penanganannya masih diperlukan kerja keras.

"Masalah penanggulangan kemiskinan baik di Provinsi Papua maupun Papua Barat menjadi salah satu prioritas yang harus ditangani yang sampai sekarang juga masih perlu kerja keras," kata Muhadjir di acara Peluncuran Website Dokumentasi Papua dan Diskusi Empat Dekade Kiprah LIPI di Papua secara virtual, Senin (3/5/2021).

Kerja keras tersebut perlu dilakukan, kata dia, mengingat persentase penduduk miskin di Provinsi Papua dan Papua Barat masih di atas rata-rata nasional per September 2020.

Baca juga: TPNPB-OPM Tebar Ancaman, Polri: Masyarakat di Papua Tak Perlu Khawatir dengan Keberadaan KKB

Muhadjir mengatakan, persentase kemiskinan di Indonesia pada September 2020 mencapai 10,19 persen.

Sementara di Papua Barat 21,70 persen dan di Papua sebesar 26,80 persen.

"Kemudian usia harapan hidup baik di Provinsi Papua maupun di Papua Barat memang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun tetapi juga masih berada di bawah rata-rata nasional," kata Muhadjir.

Di Papua Barat, usia harapan hidup mencapai 66,2 tahun sedangkan di Papua 65,79 tahun.

Adapun rata-rata nasional adalah 71,56 tahun.

Di samping itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, rata-rata lama sekolah di Papua Barat juga masih lebih tinggi dari Papua.

Baca juga: Soal Label Teroris KKB, Yenny Wahid Minta Pemerintah Lebih Fokus Sejahterakan Papua

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved