Breaking News:

Iseng Ngaku Bawa Bom di Koper hingga Buat Penumpang Lain Panik, Pria Ini Tanggung Akibatnya

Gara-gara iseng mengaku bawa bom di dalam koper, seorang penumpang pesawat Wings Air berinisial FAR  harus menanggung konsekuensi.

(KOMPAS.com/Sigiranus Marutho Bere)
Pesawat Wings Air dengan rute perdana Kupang-Lombok, saat berada di Bandara El Tari Kupang, NTT, Jumat (25/5/2018) petang 

TRIBUN-PAPUA.COM - Gara-gara iseng mengaku bawa bom di dalam koper, seorang penumpang pesawat Wings Air berinisial FAR  harus menanggung konsekuensi.

Ia pun harus berurusan dengan petugas polisi di Bandara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), karena ulahnya tersebut.

Motif FAR melakukan aksinya disebut lantaran kecewa soal biaya over bagasi.

Baca juga: Tegaskan KKB Layak Disebut Teroris, Mahfud MD Sebut Penanganan Sudah Sesuai Undang-undang

Kepala Bidang Humas Polda NTT Komisaris Besar Rishian Krisna Budhiaswanto menuturkan, kejadian itu bermula pada Minggu (2/5/2021) pukul 14.00 Wita, saat FAR beserta anaknya melakukan check in di Bandara Frans Seda.

FAR hendak berangkat menggunakan maskapai Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1941 tujuan Maumere-Makasar-Jakarta. Jadwal penerbangan pukul 15.00 WITA.

"Tak berselang lama, FAR ditahan petugas Up Cek Aviacion Security, karena mengatakan koper yang dibawanya adalah berisi bom," ujar Krisna kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon, Senin (3/5/2021) malam.

Sebagian calon penumpang pesawat dibuat panik dengan ucapan FAR.

Petugas Up Cek Aviacion Security Bandara Frans Seda Maumere, kemudian menghubungi petugas kepolisian yang bertugas di bandara tersebut.

Polisi dan petugas bandara, kemudian memeriksa isi koper milik FAR.

Selanjutnya, FAR bersama anaknya yang berumur 11 tahun, dibawa ke pos polisi untuk diinterogasi.

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved