Breaking News:

KKB Papua

Tak Semua Pendukung Kemerdekaan Papua Ditindak secara Hukum, Ini Penjelasan Polri

Polri menegaskan tak semua pihak yang mendukung kemerdekaan Papua dapat ditindak secara hukum oleh aparat.

TRIBUNNEWS.COM/DANANG TRIATMOJO
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (15/1/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Polri menegaskan tak semua pihak yang mendukung kemerdekaan Papua dapat ditindak secara hukum oleh aparat.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi kelompok separatis pejuang kemerdekaan Papua yang dilabeli sebagai kelompok teroris oleh pemerintah.

Penindakan tersebut nantinya akan difokuskan kepada kelompok tersebut.

"Semua telah teridentifikasi, ada beberapa kelompok yang senantiasa menganggu daripada rasa aman dan damai masyarakat Papua. Kelompok-kelompok ini sudah teridentifikasi oleh aparat keamanan. Jadi yang ditangani di sana kelompok-kelompok yang telah teridentifikasi," kata Rusdi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (3/5/2021).

Baca juga: KKB Dilabeli Teroris, Komnas HAM: Hanya Tambah Sebutan Lain tapi Siklus Kekerasan Tak Berhenti

Baca juga: TPNPB-OPM Tebar Ancaman, Polri: Masyarakat di Papua Tak Perlu Khawatir dengan Keberadaan KKB

Ia menyampaikan anggota yang tergabung di dalam kelompok tersebut merupakan target penindakan sebagai kelompok teroris.

Ia pun mencontohkan enam kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Kabupaten Puncak, Intan Jaya dan Nduga. 

Misalnya, pimpinan KKB Papua yang aktif melakukan penyerangan seperti Lekagak Telenggen, Militer Murib, Sabinus Waker, dan Egianus Kogoya.

"Ke depan melihat, ketika mereka diberikan label terorisme. Dikenakan Undang-undang pemberantasan terorisme," pungkasnya.

Berita lainnya terkait KKB Papua

(Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polri Tegaskan Tidak Semuanya Pendukung Kemerdekaan Papua Ditindak Secara Hukum 

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved