Breaking News:

Pesawat dan Kapal Tak Boleh Angkut Penumpang Mulai Besok, Gubernur Papua Barat: Kecuali Emergency

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan meminta seluruh jajaran Pemda dan aparat keamanan melakukan pengawasan saat pemberlakukan larangan mudik.

Penulis: Safwan Ashari Raharu
Editor: Astini Mega Sari
(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan meminta seluruh jajaran pemerintah daerah (Pemda) dan aparat keamanan untuk melakukan pengawasan saat pemberlakukan larangan mudik.

Larangan mudik Lebaran 2021 akan berlangsung pada 6-17 Mei.

"Nanti Kapolda, Pemda dan Panglima Kodam dengan seluruh jajaran semuanya punya tanggung jawab untuk mengawasi mudik," ujar Dominggus kepada awak media, Rabu (5/5/2021).

Dominggus mengatakan penerbangan ke Papua Barat terakhir adalah hari ini.

Mulai besok, tak ada lagi penerbangan kecuali untuk emergency atau kepentingan mendesak.

Selain membatasi transportasi udara, Pemda juga membatasi tranposrtasi laut.

Baca juga: Polda Papua Barat Bakal Tindak Tegas Oknum yang Timbun Bahan Pokok Jelang Lebaran

"Sekalipun kapal masuk, dia tidak boleh angkat penumpang," ucap Dominggus.

Sebelumnya, kepala Kepala Bandara Rendani Manokwari, Paryono menjelaskan Bandara Rendani akan tetap beroperasi.

"Bagi pelaku perjalanan sejak tanggal 6 sampai 17 Mei saat ini mulai diberlakukan pengecualian, bagi yang umum sudah tidak lagi," ujar kepala Bandara Rendani Manokwari, Paryono kepada Tribun-Papua.com, Selasa (4/5/2021) kemarin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved