Breaking News:

Polda Papua Barat Bakal Siagakan 995 Personel dalam Operasi Ketupat 2021

Polda Papua Barat menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Mansinam tahun 2021 jelang perayaan Idul Fitri, Rabu (5/5/2021).

(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
Gubernur Papua Barat dan Forkopimda apel gelar pasukan Operasi Ketupat Mansinam tahun 2021 di Polda Papua Barat. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM - Polda Papua Barat melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Mansinam tahun 2021 jelang perayaan Idul Fitri, Rabu (5/5/2021).

Dalam apel gelar pasukan tersebut, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Dalam amanat tersebut, Kapolri menyampaikan bahwa Operasi Ketupat digelar untuk membangun sinergisitas dan soliditas dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Idul Fitri.

Apel gelar pasukan ini dilakukan untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta sinegrisitas semua pihak yang ikut terlibat.

Baca juga: Jelang Mudik Lebaran, Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat Berencana Tutup Akses Antarkabupaten

Dalam amanatnya, Kapolri mengatakan ada sejumlah hal perlu menjadi perhatian yakni, aktivitas di tempat ibadah, aktivitas di sentra ekonomi dan pariwisata.

Kapolri juga menekankan adanya potensi pelanggaran protokol kesehatan selama masa Idul Fitri.

"Operasi Ketupat ini rencananya akan berlangsung selama 12 hari, mulai dari tanggal 6 hingga 17 Mei mendatang. Semangat yang ingin saya tanyakan dalam operasi ketupat ini adalah upaya Polri dalam mencegah penyebaran Covid-19 melalui pendekatan dan penegakan protokol kesehatan," ungkap Kapolri dalam amanatnya.

Sementara itu, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing menyebut pihaknya akan menyiagakan 995 personel gabungan dalam Operasi Ketupat tahun ini.

Baca juga: Pelni Cabang Manokwari akan Hentikan Pelayanan Kapal Selama Mudik Lebaran

"Dari 995 personil ini terdiri dari 124 personil TNI, sementara sisanya adalah Polri dan organisasi masayarakat di Papua Barat," kata Tornagogo.

"Para personel tersebut nantinya akan disiagakan di 19 Pos Pam, 16 pos pelayanan dan 2 lainnya di pos terpadu di Papua Barat."

Tornagogo juga menyebut pihaknya akan mendirikan posko di sjeumlah titik termasuk pariwisata dan tempat keramaiannya lainnya di Papua Barat. (*)

Berita lainnya terkait Idul Fitri 2021

Penulis: Safwan Ashari Raharu
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved