Breaking News:

TNI-Polri yang Terlibat Kasus Miras Bakal Dihukum, Pangdam Kasuari: Kalau Ada, Tolong Dilaporkan

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen I Nyoman Cantiasa menegaskan bahwa pihaknya tidak segan-segan menindak setiap anggotanya yang terlibat kasus miras.

Penulis: Safwan Ashari Raharu
Editor: Astini Mega Sari
(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
Panglima Kodam (Pangdam) XVIII/Kasuari, Mayjen I Nyoman Cantiasa angkat bicara soal miras. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM - Panglima Kodam (Pangdam) XVIII/Kasuari, Mayjen I Nyoman Cantiasa menegaskan bahwa pihaknya tidak segan-segan menindak setiap anggota TNI dan Polri yang ikut terlibat dalam kasus peredaran minuman keras (miras).

"Apabila ada oknum-oknum TNI-Polri yang ikut terlibat dalam kegiatan ini tolong dilaporkan karena memang tidak boleh, hukum memang harus ditegakkan," ujar Cantiasa, kepada awak media, Kamis (7/5/2021).

Pasalnya, menurut Cantiasa, miras jadi akar masalah maypritas tindak kriminal di Papua Barat.

"Selama saya 7 bulan di Papua Barat banyak sekali kejadian kriminal, setelah dilihat latar belakangnya ujung-ujungnya adalah mabuk," tuturnya.

"Banyak kejadian yang pada akhirnya merugikan kita, terjadi pertumpahan darah, saling membunuh."

Baca juga: Kapolda Sebut Miras jadi Akar Masalah dari Mayoritas Tindak Kriminal di Papua Barat

Ia meminta semua pihak terkait untuk memberikan edukasi ke masyarakat mengenai konsekuensi mengonsumsi miras.

"Untuk penegakan hukum sudah seperti pemadam kebakaran, namun yang terpenting adalah mengedukasi masyarakat agar belajar untuk sadar hukum," ucap Cantiasa.

"Sudah jelas-jelas itu tidak boleh kenapa malah dilakukan, berarti dia tidak sadar.

"Maka, ending terakhir adalah harus hukum tetapi harus terlebih dulu sadarkan mereka," imbuhnya. (*)

Berita lainnya terkait Papua Barat

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved