Breaking News:

Tren Kasus Meningkat, Dinkes Papua Barat Gencar Melatih Kader Malaria

Guna mempercepat pelayanan kesehatan kepada masyarakat di kampung-kampung (Desa-desa) yang jauh dari layanan kesehatan.

Penulis: Safwan Ashari Raharu
Editor: Roifah Dzatu Azmah
(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
Saat diberikan pembekalan tentang malaria. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat menggelar pelatihan bagi Kader Malaria di kampung-kampung, pada Sabtu (8/5/2021).

Diungkap Kepala Seksi P2M Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Edi Sunandar, hal ini untuk mempercepat pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang wilayahnya berada jauh dari layanan kesehatan.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan akses pengobatan kepada masyarakat yang jauh dari layanan kesehatan," ujar Edi Sunandar, Sabtu (8/5/2021).

Baca juga: Buru KKB yang Bakar Rumah Warga, Satgas Nemangkawi Kumpulkan Saksi dan Korban

Menurutnya, Provinsi Papua Barat sendiri masih banyak kampung yang jauh dari layanan kesehatan.

"Sementara malaria sendiri adalah penyakit menular, jika tidak segera diobati maka berbayar bagi masyarakat dan akan berkembang ke mana-mana," ucapnya.

"Dengan demikian berdasarkan peraturan menteri kesehatan, kita diperbolehkan untuk melatih kader yang bisa mengobati Malaria,"

Lebih lanjut, kata dia pihaknya sedang melakukan pelatihan bagi kader yang berasal dari wilayah pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Mubrani kabupaten Tambrauw.

"Nanti pada 19 Mei kita akan melatih tim fasilitator untuk diturunkan di kabupaten lain di Papua Barat," tuturnya.

Saat Dinas Kesehatan provinsi Papua Barat dan Kader Malaria melakukan pengambilan jentik nyamuk di genangan air.
Saat Dinas Kesehatan provinsi Papua Barat dan Kader Malaria melakukan pengambilan jentik nyamuk di genangan air. ((Dinkes Papua Barat))

Baca juga: KKB Papua Dilabeli Teroris, Komnas HAM Khawatir Hal Itu Jadi Sorotan di Evaluasi Rutin PBB

Selama berlatih, pihaknya dan tim membekali peserta dengan sejumlah kekhususan mulai dari pengenalan hingga tahap pengobatan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved