Breaking News:

Jelang Idul Fitri, Harga Cabai di Manokwari Tembus Rp 80 Ribu Perkilo

Menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2021 (H-3), sejumlah harga bahan pokok (Bapok) di pasar Wosi Manokwari, Papua Barat mulai mengalami kenaikan.

Penulis: Safwan Ashari Raharu
Editor: Roifah Dzatu Azmah
(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
H-3 Lebaran Idul Fitri, Harga Cabai di Pasar Wosi Manokwari tembus Rp80.000. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM - Menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2021 (H-3), sejumlah harga bahan pokok (Bapok) di pasar Wosi Manokwari, Papua Barat mulai mengalami kenaikan.

"Harga cabai rawit dan besar saat ini mencapai Rp 80.000 padahal minggu lalu harganya hanya ada pada kisaran Rp40.000 saja," ujar Pedagang Cabai di Pasar Wosi, Jumiati, Senin (10/5/2021)

Jumiati mengaku, harga cabai mengalami kepanikan karena sedang mengalami kekosongan stok.

Baca juga: 4 Hari Larangan Mudik Lebaran, Bandara Rendani Manokwari Langsung Sepi Pengunjung

"Kemarin itu pengiriman besar-besaran ke Jayapura, Sorong dan Kaimana sehingga stok di agen kosong," ungkapnya.

Biasanya, pihaknya berlangganan dengan petani lokal di Distrik (Kecamatan) Warmare, Prafi dan juga Distrik Manokwari Timur.

"Jadi mau gimana lagi, kita di sini mengalami kekosongan stok makanya harganya juga seperti ini," tutur Jumiati.

"Sekalipun mahal masyarakat tetap ramai berdatangan sebab sudah datang waktunya (Idul Fitri),"

Selain itu, Daeng, Pedagang Cabai Pasar Wosi juga membenarkan saat ini sudah terjadi kenaikan harga.

"Ini kan sudah waktunya lebaran makan harga barang pun naik, bukan hanya di pasar Wosi namun juga untuk seluruh Indonesia," ucap Daeng.

Baca juga: 4 Hari Larangan Mudik Lebaran, Bandara Rendani Manokwari Langsung Sepi Pengunjung

"Harga cabai rawit hari ini sudah mencapai Rp80.000 perkilo, biasanya kita jual hanya dikisaran Rp50.000,"

Sebelumnya, pihaknya mengambil cabai di petani per ember hanya Rp200.000 namun karena kosong sehingga naik Rp400.000.

"Kita ambil biasanya dari Distrik Warmare dan Prafi kabupaten Manokwari," imbuhnya.

Berita lain tentang Manokwari

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved