Sabtu, 9 Mei 2026

Peringatan Kenaikan Isa Almasih, Simak Sejarah dan Maknanya

Peristiwa Kenaikan Yesus Kristus ke Surga merupakan rangkaian dari peristiwa Jumat Agung dan Kebangkitan Yesus Kristus

Tayang:
holidayscalendar.com
ilustrasi Kenaikan Yesus Kristus 

TRIBUN-PAPUA.COM - Dalam kepercayaa umat Kristiani, peristiwa Kenaikan Yesus Kristus ke Surga merupakan rangkaian dari peristiwa Jumat Agung dan Kebangkitan Yesus Kristus.

Yesus Kristus naik ke Surga pada hari ke-40 setelah Kebangkitan-Nya.

Di mana perayaan Paskah atau peristiwa kebangkitan Yesus Kristus menjadi hari pertama.

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, perayaan Kenaikan Isa Almasih atau Yesus Kristus selalu dirayakan 40 hari setelah Paskah.

Baik Kristen di Timur maupun Barat sudah melakukannya sejak abad ke-4.

Pada waktu itu, peristiwa kenaikan Yesus Kristus ditandai dengan perayaan turunnya Roh Kudus yang dikenal dengan hari Pentakosta.

Baca juga: Menteri Agama Terbitkan Panduan Penyelengaraan Ibadah Kenaikan Isa Almasih

Bagi umat Kristen dan Katolik, makna kenaikan Yesus Kristus ke Surga sebagai pemuliaan Yesus setelah kematian dan kebangkitan-Nya.

Menurut Injil Yohanes, hal ini sebagai penampakan pasca kebangkitan-Nya untuk menunjukkan hubungan baru antara Yesus dan Bapa, serta antara Dia dan para pengikutnya, daripada relokasi fisik sederhana dari bumi ke surga.

Kitab Suci dan Peringatan

Kenaikan Yesus Kristus adalah peristiwa yang terjadi 40 hari setelah Kebangkitan Yesus, yang disaksikan oleh murid-murid-Nya.

Yesus Kristus terangkat naik ke langit dan kemudian hilang dari pandangan setelah tertutup awan seperti yang dicatat dalam bagian Perjanjian Baru di Alkitab.

Gereja Katolik mengimani Hari Kenaikan Tuhan sebagai penebusan janji Yesus Kristus. Dari peristiwa Kenaikan Isa Almasih ini, Yesus Kristus mengajarkan murid-muridnya agar tidak lagi terpaku pada kehadiran fisik-Nya.

Yesus akan selalu bersama umatnya melalui Roh Kudus. Dari sini Yesus Kristus mendorong para murid-murid atau umat-Nya untuk memulai misi, yaitu mewartakan Injil.

Baca juga: Panduan Ibadah Kenaikan Isa Almasih, Kapasitas Jemaah Gereja Tak Boleh Lebih dari 50 Persen

Libur Nasional

Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan Hari Kenaikan Isa Almasih sebagai tanggal merah atau Hari Libur Nasional.

Negara yang juga menetapkan Hari Kenaikan Isa Alamasih sebagai hari libur antara lain Austria, Belgia, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Luxemburg, Belanda, Norwegia, Swedia, dan Vanuatu.

Berita terkait lainnya

(Kompas.com/Serafica Gischa)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Peringatan Kenaikan Isa Almasih

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved