Breaking News:

Menkes Minta Dinkes Papua Barat Benahi Layanan Persalinan demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Menkes meminta Dinkes Papua Barat agar segera menambah fasilitas layanan persalinan di Puskesmas untuk menekan angkat kematian ibu dan bayi.

Penulis: Safwan Ashari Raharu
Editor: Astini Mega Sari
(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Otto Parrorongan. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta Dinas Kesehatan Papua Barat agar segera menambah fasilitas layanan persalinan di Puskesmas untuk menekan angkat kematian ibu dan bayi.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Otto Parrorongan.

"Mentri Kesehatan memang menganjurkan agar segera melengkapi layanan kesehatan khusus saat persalinan," ujar Otto, Selasa (11/5/2021)

"Kita di Papua Barat hampir semua sudah ada perlengkapan itu khusus untuk yang rawat inap."

"Kalau yang belum (melengkapi layanan kesehatan), saya kira arahan menteri tetap akan diperhatikan sesuai dengan ketersediaan anggaran."

Baca juga: Mutasi Covid-19 B1617 India Sudah Masuk Indonesia, Gugus Tugas Papua Barat: Masyarakat Jangan Lengah

Sebelumnya diberitakan, Dinas Kesehatan Papua Barat telah merilis angka kematian ibu sebanyak 184 kasus sementara bayi 515 kasus sepanjang tahun 2018 lalu.

Berkaca dari tingginya angka kematian ibu dan bayi tersebut, Menkes Budi Gunadi Sadikin meminta Dinkes Papua Barat segera melengkapi fasilitas yang ada di Puskesmas.

"Dinas Kesehatan Papua Barat harus melengkapi fasilitas USG yang ada di masing-masing Puskesmas guna menekan angka kematian ibu dan bayi di daerah ini," ucap Budi melalui Zoom. (*)

Berita lainnya terkait Papua Barat

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved