Breaking News:

Minta Israel Berhenti Usir Warga Palestina, Amnesty International Punya Bukti Pola yang Mengerikan

Amnesty International meminta pihak berwenang Israel segera menghentikan penggusuran paksa warga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timu

istimewa
Api membumbung tinggi membakar pemukiman warga Palestina di Gaza oleh serangan udara tentara Israel, Selasa (11/5/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kelompok hak asasi yang berbasis di Inggris, Amnesty International meminta pihak berwenang Israel segera menghentikan penggusuran paksa warga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur.

Permintaan Amnesty Internasional ini diunggah pada akun twitternya, pada Rabu (12/5/2021).

Dalam unggahan lainnya, Amnesty International juga menuliskan ada anggotanya yang sedang berada di lapangan.

Tulisan itu menjelaskan bagaimana kesaksian Amnesty International saat melihat tindakan pasukan Israel yang dinilai berlebihan terhadap pengunjuk rasa dan pengamat Palestina.

"Israel harus mengakhiri penggunaan kekuatan yang melanggar hukum dan penggusuran paksa warga Palestina."

"Berada di lapangan dan menyaksikan pasukan Israel menggunakan kekuatan yang berlebihan terhadap pengunjuk rasa dan pengamat," tulisnya.

Baca juga: Satgas Nemangkawi: Posisi Victor Yeimo di KKB Ada Hubungan dengan Kelompok Lekagak Telenggen

Amnesty International telah mengumpulkan bukti-bukti yang mengungkapkan tindakan mengerikan dari pasukan Israel.

Bukti-bukti tersebut yakni berupa tindak kekerasan secara sengaja kepada pengunjuk rasa Palestina.

Beberapa dari warga Palestina termasuk para pengamat atau jamaah yang melakukan sholat Ramadhan ditemukan terluka dalam insiden tersebut.

"Bukti yang telah kami kumpulkan mengungkapkan pola mengerikan dari pasukan Israel yang menggunakan kekerasan."

Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved