Breaking News:

Minta Israel Berhenti Usir Warga Palestina, Amnesty International Punya Bukti Pola yang Mengerikan

Amnesty International meminta pihak berwenang Israel segera menghentikan penggusuran paksa warga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timu

Editor: Roifah Dzatu Azmah
istimewa
Api membumbung tinggi membakar pemukiman warga Palestina di Gaza oleh serangan udara tentara Israel, Selasa (11/5/2021). 

"Dan kekerasan secara sengaja terhadap pengunjuk rasa Palestina, yang sebagian besar damai dalam beberapa hari terakhir."

"Beberapa dari mereka yang terluka dalam kekerasan di Yerusalem Timur termasuk para pengamat atau jamaah yang melakukan sholat Ramadan," lanjut akun tersebut.

Sebelumnya, kelompok hak asasi Internasional ini menuliskan kekuatan yang dikerahkan pasukan Israel dinilai tidak proporsional dan melanggar hukum.

"Pasukan Israel telah berulang kali mengerahkan kekuatan yang tidak proporsional dan melanggar hukum," tulis Amnesty International, Senin (10/5/2021).

Dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (12/5/2021), Sheikh Jarrah, lingkungan kecil di Yerusalem Timur, telah menjadi pusat bentrokan warga Palestina dengan polisi Israel dan ekstremis Yahudi.

Militer Israel meluncurkan serangan udara baru di Jalur Gaza yang terkepung pada Selasa pagi (11/5/2021) waktu setempat.

Baca juga: Polisi Dalami Hubungan Victor Yeimo dengan KKB, Ini Penjelasan Kapolda Papua

Serangan tersebut menargetkan beberapa daerah setelah tembakan roket dilancarkan dari daerah kantong tersebut.

Kejadian ini berlangsung beberapa jam seusai puluhan warga Palestina, termasuk sembilan anak di antaranya tewas dalam serangan udara Israel Senin malam (10/5/2021).

Tembakan roket terjadi setelah penguasa Gaza, Hamas mengeluarkan ultimatum yang menuntut Israel mundur dari pasukan keamanannya dari kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki setelah beberapa hari kekerasan terhadap Palestina.

Polisi Israel menyerbu kompleks tersebut pada Senin (10/5/2021) tiga berturut-turut.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved