Breaking News:

Minta Sistem Belajar Online di Papua Barat Dievaluasi, Anggota DPD Filep Wamafma: Sudah Tak Efektif

Anggota DPD RI Dapil Papua Barat, Filep Wamafma menilai Covid-19 sangat berdampak negatif terhadap siswa dan mahasiswa di Papua Barat.

Penulis: Safwan Ashari Raharu
Editor: Astini Mega Sari
(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
Anggota DPD RI Dapil Papua Barat, Filep Wamafma. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM - Anggota DPD RI Dapil Papua Barat, Filep Wamafma menilai Covid-19 sangat berdampak negatif terhadap siswa dan mahasiswa di Papua Barat.

"Selama pendidikan online di Papua Barat hanya sekitar 40 persen siswa dan mahasiswa yang aktif untuk menggunakannya," ujar Filep, kepada Tribun-Papua.com, Sabtu (15/5/2021)

"Covid ini berdampak juga kepada mutu dan kualitas dari para siswa-siswi ini pun makin menurun," ucap Filep.

"Pemerintah menerapkan metode yang tidak didukung oleh sarana prasarana di daerah, baik komputer, smartphone, pulsa, dan akses jaringan internet."

Baca juga: Keluhkan Proses Distribusi Vaksin, Warga Manokwari: Jangan Tunggu Warga Kena Covid-19 Baru Dikirim

Oleh karena itu, Filep menilai metode belajar online di Indonesia sudah seharusnya dievaluasi.

"Pendidikan online sudah tidak efektif lagi untuk menunjang pendidikan di Papua Barat ini," ungkapnya.

Ke depannya, Filep berharap metode pendidikan di masa pandemi Covid-19 harus dirumuskan ulang.

"Harus dirumuskan ulang sehingga resistensi pendidikan ini tidak menurun, sebab akan berdampak pada kualitas anak bangsa," imbuhnya. (*)

Berita lainnya terkait Papua Barat

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved