Kamis, 7 Mei 2026

Perbaikan Gangguan Dilakukan Bertahap, Internet di Jayapura Papua Baru Pulih Total pada Juni 2021

Jaringan telekomunikasi di Jayapura, Papua, masih dalam tahap perbaikan setelah mengalami gangguan sejak Jumat (30/4/2021).

Tayang:
Lendy Ramadhan/Tribunnews.com
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Johnny G Plate 

TRIBUN-PAPUA.COM - Jaringan telekomunikasi di Jayapura, Papua, masih dalam tahap perbaikan setelah mengalami gangguan sejak Jumat (30/4/2021).

Diketahui gangguan tersebut diakbatkan putusnya kabel serat optik bawah laut.

Dilansir Antara, Jumat (14/5/2021), Kementerian Komunikasi dan informatika (Kominfo) menyebut pihaknya bersama pihak terkait tengah melakukan perbaikan untuk pemulihan transmisi data.

"Kabel bawah laut yang menjadi tulang punggung transmisi data Indonesia Barat dan Indonesia Timur itu terputus, sehingga terjadi gangguan layanan telekomunikasi," ucap Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Platte, dalam keterangannya, seperti dikutip Tribun-Papua.com dari Antara, Minggu (16/5/2021).

"Kami terus ebrusaha bersama operator seluler dan operator fiber optik bawah laut untuk memulihkan transmisi data dari kawasan barat ke kawasan timur dengan pemanfaatan microwave link, radio dan berbagai saran lain."

Baca juga: Curhatan Warga Jayapura: Mudik Dilarang, Lebaran Virtual Pun Tak Bisa

Johnny menyebut pemulihan sepenuhnya baru bisa tercapai pada Juni 2021.

Kini semua pihak terkait masih terus mengupayakan layanan telekomunikasi dapat kembali aktif seperti semula.

Lebih lanjut, Johnny mengatakan Papua memang menjadi wilayah yang ditargetkan Kominfo untuk mendapatkan pembangunan infrastuktur yang masif di 2021 dan 2022 sehingga mendapatkan layanan telekomunikasi yang optimal.

Pembangunan infrastuktur itupun merupakan bagian program untuk menghadirkan layanan merata di wilayah 3T.

"Mudah-mudahan kita dapat selesaikan ini di akhir tahun 2022 nanti dan peningkatan-peningkatan kapasitas layanan tentu akan semakin membaik dengan hadirnya SATRIA 1 dengan kapasitas 150 Gbps, salah satau dari 5 satelit terbesar di dunia yang akan melayani keseluruhan Electronis Government Indonesia," ujarnya.

Sementara itum Jubir Kominfo Dedy permady menyebut Kominfo terus berkoordinasi dengan PT Telkom Indonesia sebagai penyelenggara layanan internet menegnai gangguan yang terjadi di Jayapura.

Baca juga: Soal Gangguan Internet di Jayapura Papua, Anggota DPR: Kesigapan Pemerintah Sangat Lemah Atasi Ini

Dedy menyebut gangguan total grafik sebesar 135 Gbps akibat pergeseran kabel optik di bawah laut.

Deddy memsatikan Telkom Gropu telah melakukan perbaikan layanan tahap awal, dimulai dari reaktivasi layanan Voice, layanan IP VPN Telkom, dan ASTINET Telkom.

Pemulihan juga dilakukan dengan fasilitas layanan jaringan tulang punggung, Palapa Ring Timur.

"Saat ini Telkom sudah memulihkan layanan telepon dasar (voice dan sms) yang difasilitasi Palapa RIng timur satelit dan microwave eadio dengan total kapasitas 969 Mbps," ujarnya.

Pada minggu kedua Mei 2021 direncanakan berlangsung penambagan kapasitas hingga 1,5 Gbps untuk meningkatkan layanan. (*)

Berita lainnya terkait gangguan internet di Jayapura

(Antara)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved