Breaking News:

Jelaskan Penyebab Jaringan Internet di Jayapura Belum Pulih, Menkominfo: Dibutuhkan Alat Khusus

Menkominfo Johnny G Plate mengharapkan perbaikan jaringan kabel bawah laut serat optik di Jayapura, Papua.

Lendy Ramadhan/Tribunnews.com
Sekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Johnny G. Plate, berikan keterangan mengenai penyusunan kabinet Jokowi ke dua di kantor DPP Partai Nasdem, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2019). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengharapkan perbaikan jaringan kabel bawah laut serat optik di Jayapura, Papua, bisa selesai pada Bulan Juni nanti.

"Kita sama-sama ketahui bahwa kendala penanganan kabel optik bawah laut yang putus di utara Jayapura di kedalaman 4.000 meter dengan tekanan 400 bar lebih tentu tidak mungkin dilakukan secara manual karenanya dibutuhkan dibutuhkan alat khusus untuk mengangkat dan melakukan penyambungannya kembali," kata Johnny G. Plate, dalam keterangan pers, dikutip Selasa (18/5/2021).

Saat ini, menurut Johnny, sedang dilakukan pemulihan transmisi data dari Indonesia Barat ke Indonesia Timur dan sebaliknya, untuk mengatasi gangguan telekomunikasi di Papua.

Baca juga: Ketika Warga Jayapura Ramai-ramai Keluar Rumah demi Mendapatkan Jaringan Internet

Gangguan telekomunikasi di Jayapura terjadi akibat Sistem Komunikasi Kabel Laut milik PT Telkom Indonesia ruas Biak-Jayapura putus sekitar 30 April lalu.

Kabel tersebut putus akibat pergeseran lapisan bumi di dasar laut sehingga seluruh layanan Telkom Group terganggu, total trafik sebesar 135 Gbps.

Sejak 30 April lalu, dilakukan perbaikan layanan internet secara bertahap antara lain dengan menempatkan cadangan dari satelit, Palapa Ring Timur dan juga penambahan radio.

Informasi terbaru, kini ketersediaan bandwidth Telkom di Jayapura mencapai 4,7Gbps antara lain dengan link satelit 2.662Mbps, radio long haul Palapa Ring Timur 500Mbps dan radio long haul Sarmi-Biak 1.600Mbps.

Kementerian akan membangung Pusat Monitoring Telekomunikasi untuk menyediakan bandwidth yang memadai dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Ketika Warga Jayapura Ramai-ramai Keluar Rumah demi Mendapatkan Jaringan Internet

Lembaga ini akan berada di bawah Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo.

Sementara itu, penggunaan internet di Indonesia selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri meningkat karena masyarakat mengandalkan pertemuan virtual sebagai pengganti berkumpul saat Lebaran.

Seperti tahun lalu, pemerintah kembali memberlakukan larangan mudik untuk libur Idul Fitri tahun ini.

Trafik layanan data di Telkomsel melonjak hingga 39,7 petabyte, atau naik 49 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berita lain tentang Jaringan Jayapura

(Antara)

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved