Breaking News:

KKB Papua

KKB Sebar Isu TNI Bakar Gereja dan Rumah Warga, Kepala Suku Paluga: Sama Sekali Tak Benar

Kepala Suku Paluga, Evangelis Yohan Dewelek, di Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, membantah informasi adanya pembakawan gereja dan rumah penduduk

Dok. Satgas Nemangkawi
Puing-puing rumah guru yang dibakar KKB di Kampung Dambet, Beoga, Puncak, Sabtu (17/4/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Tokoh agama sekaligus Kepala Suku Paluga, Evangelis Yohan Dewelek, di Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, membantah informasi pembakaran rumah penduduk dan gedung gereja di wilayah itu seperti yang disebar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Yohan menyebut, gambar-gambar pembakaran rumah penduduk dan gedung gereja di Kampung Paluga yang bertebaran di media online maupun media sosial itu informasi menyesatkan.

Ia menegaskan hal itu saat ditemui Wakil Kepala Satgas Humas Nemangkawi, AKBP DR Arief Fajar Satria, dan Pejabat Kepala Polres Puncak, Komisaris Polidi I Nyoman Punia, di Ilaga, Rabu (19/5/2021).

Baca juga: Satgas Nemangkawi Petakan KKB di Papua: Kurang Lebih 150 Orang yang Militan

"Itu tidak benar, di sana tidak ada rumah yang dibakar seperti gambar yang beredar luas itu," katanya.

Ia menambahkan, situasi di kampungnya saat ini cukup aman, tidak ada kontak tembak antara personel TNI dan polisi dengan kelompok bersenjata.

"Apalagi kalau dikatakan militer Indonesia mengebom rumah-rumah penduduk di Paluga sehingga terbakar semua, itu sama sekali tidak benar," ujarnya.

Dewelek secara khusus mendatangi Markas Polres Puncak di Ilaga, Rabu (19/5/2021), untuk memberikan laporan lengkap soal situasi yang sesungguhnya terjadi di Kampung Pulaga.

Tim Analis Satgas Nemangkawi telah menelusuri jejak digital terkait gambar-gambar yang beredar luas di jagad medsos dan media propaganda kelompok bersenjata itu.

Baca juga: 2 Oknum Polisi yang Jual Senjata Api ke KKB Papua Dituntut 10 Tahun Penjara


Diketahui gambar-gambar itu sebelumnya pernah diunggah TPNPB pada 2 April 2019 dalam rangka kepentingan propaganda kelompok itu.

Kepala Satgas Humas Nemangkawi, Komisaris Besar Polisi Iqbal Alqudussy, mengharapkan media maupun masyarakat agar tidak menyebarkan informasi bohong, bernuansa provokatif yang tidak dapat dipertanggungjawabkan sumber dan kredibilitasnya.

Berita lain tentang KKB Papua

(Antara)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved