Breaking News:

Wagub Papua Klemen Tinal Meninggal

Putri Wagub Papua Klemen Tinal Sebut Ayahnya Wafat karena Penyakit Jantung

Putri kandung Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, Lidia mengungkapkan penyebab ayahnya meninggal dunia.

(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)
Wagub Papua Klemen Tinal 

TRIBUN-PAPUA.COM - Putri kandung Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, Lidia mengungkapkan penyebab ayahnya meninggal dunia.

Diketahui, Klemen Tinak meninggal dunia pada Jumat (21/5/2021) pagi tadi sekira pukul 03.43 WIB di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta.

Lidia menyebut sang ayah meninggal dunia karena mengalami sakit jantung.

Bahkan kata Lidia, almarhum ayahnya tersebut sudah dipasangkan ring untuk dapat menjaga kinerja jantungnya.

"Sudah punya riwayat penyakit jantung koroner, beberapa tahun lalu sudah sempet pasang ring, kita di Singapura pasang beberapa ring," tutur Lidia Natalia Tinal kepada awak media di Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Jumat (21/5/2021).

Baca juga: Tutup Usia, Wagub Papua Klemen Tinalo Dikenal sebagai Sosok yang Sosok Cerdas dan Hangat

Wakil Gubernur Provinsi Papua Klemen Tinal berpulang pada Jumat (21/5/2021) pagi. Jenazah Klemen Tinal saat ini disemayamkan di rumah duka Sentosa, RSPAD, Jakarta Pusat. Suasana haru dan berduka sangat terasa di ruangan tempat Klemen Tinal disemayamkan.
Wakil Gubernur Provinsi Papua Klemen Tinal berpulang pada Jumat (21/5/2021) pagi. Jenazah Klemen Tinal saat ini disemayamkan di rumah duka Sentosa, RSPAD, Jakarta Pusat. Suasana haru dan berduka sangat terasa di ruangan tempat Klemen Tinal disemayamkan. (Tribunnews.com/Vincentius Jyestha)

Lanjut kata Lidia, kondisi sang ayah sempat menurun pada April lalu karena penyakit jantungnya kembali kambuh, namun pada saat itu masih dapat tertolong.

Tak hanya itu kata Lidia, ayahnya juga menderita penyakit kolesterol, serta diabetes militus yang membuat kesehatannya sempat tidak stabil.

Padahal katanya, Klemen Tinal ingin melakukan tindakan operasi Bypass Jantung, namun urung dilakukan karena kondisinya yang belum membaik.

"Sambil menunggu tindakan selanjutnya yang dokter sarankan bapak harus jalankan operasi bypass buat jantungnya. tapi itu tidak bisa dilakukan kalau kondisi bapak belum stabil, jadi semua harus stabil mulai dari gula darah,kolesterol dan tanda vital lainnya," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved