Breaking News:

Fakta Kasus 4 Pelaku Jual Vaksin Covid-19 Rp 250 Ribu, Diikuti Ribuan Orang dan Untung Ratusan Juta

4 orang ditetapkan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut)sebagai tersangka kasus dugaan jual beli vaksin Sinovac

(KOMPAS.COM/DEWANTORO)
Polda Sumut menetapkan 4 orang tersangka dalam kasus dugaan jual beli vaksin Sinovac. Kasus ini sudah berjalan sejak bulan April dengan 15 kali vaksinasi dan jumlah peserta vaksinasi sebanayk 1.085 orang. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Empat orang dari profesi beragam ditetapkan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut)sebagai tersangka kasus dugaan jual beli vaksin Sinovac yang terjadi sejak April 2021.

Tersangka yakni SW (40) merupakan agen properti, IW (45) seorang dokter di Rumah Tahanan Tanjung Gusta, KS (47) seorang dokter di Dinas Kesehatan Sumut, dan SH merupakan aparatur sipil negara di Dinkes Sumut. 

Kepada Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak, tersangka SW menjelaskan awal mula jual beli vaksin tersebut.

Baca juga: Seribu Vaksin Covid-19 Harus Dibuang, Gara-gara Kulkas Mati karena Listriknya Dipakai Charge HP

SW dan 3 orang tersangka lainnya mengenakan baju tahanan berwarna merah. Dia berdiri membelakangi awak media.

Dia menjawab satu per satu pertanyaan dari Kapolda menggunakan pengeras suara. 

SW mengaku mendapatkan vaksin dari dua dokter berinisial KS dan IW. Dia pun mengakui telah memberikan sejumlah uang untuk kegiatan vaksinasi tersebut.

"Awal ceritanya teman-teman mencari saya di mana saya menjadi jembatani teman-teman yang sangat ingin diberikan vaksin," katanya.

Kemudian, vaksinasi dilaksanakan pada tanggal dan tempat yang sudah ditentukan.

"Setelah itu teman-teman mengumpulkan dana-dana itu. Setelah selesai saya berikan kepada dokter. Tunai dan nontunai. Biayanya Rp 250.000 per orang. Awalnya saya serahkan ke dokter, lalu dokter memberikan imbalan uang capek dan segalanya ke saya, tanpa saya minta," katanya. 

Pengakuan dr IW

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved