Breaking News:

Kajati Sebut Tak Ada Bukti soal Dugaan Tipikor di MRPB, Kuasa Hukum Pelapor: Laporan Takkan Berhenti

Sudah satu bulan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah anggota dan unsur MRPB.

Penulis: Safwan Ashari Raharu
Editor: Roifah Dzatu Azmah
(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
Sudah satu bulan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah anggota dan unsur MRPB. 

Laporan Wartawan TribunPapua.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM - Sudah satu bulan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah anggota dan unsur Pimpinan Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB).

Diketahui hal ini karena adanya Laporan Pengaduan (Lapdu) terkait pemotongan hak anggota MRPB berupa gaji, serta tunjangan dengan nilai puluhan miliyar rupiah.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat, Wilhelmus Lingitubun mengatakan  pihaknya tidak terbukti MRPB melakukan penyimpangan.

"Sebulan lebih sudah melakukan pemanggilan terhadap orang-orang terkait di MRPB. Ternyata, Lapdu itu tidak benar," ujar Lingitubun, kepada sejumlah awak media, Selasa (25/5/2021).

"Tidak ada bukti kuat yang mengarah pada pelanggaran hukum (tindak pidana)."

Baca juga: Ketua MRPB Kembali Dipanggil Kejati Papua Barat, Diperiksa Selama 2 Jam

Selama ini, kata Lingitubun para unsur pimpinan MRPB koperatif dan memenuhi panggilan secara berkala.

"Keterangan waktu dan administrasi pun telah diklarifikasi dan semuanya benar," ucapnya.

Lanjutnya, ia menilai seluruh proses pengumpulan Bahan dan Keterangan (Baket) atas Lapdu yang bersumber dari internal MRPB itu sendiri telah lengkap.

"Secara keseluruhan proses itu sudah kita lakukan tahap demi tahap, hasilnya tidak ada penyimpangan," tutur Lingitubun.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved