Rabu, 6 Mei 2026

PON XX Papua

Veronica Koman Bantah Tudingan BIN soal Manfaatkan PON untuk Instabilitas Papua: Itu Fitnah

Veronica Koman membantah Waka BIN yang menyebut dirinya memanfaatkan Pekan Olaharga Nasional (PON) XX untuk menciptakan instabilitas di Papua. 

Tayang:
twitter.com/papua_satu
Veronica Koman - Veronica Koman membantah Waka BIN yang menyebut dirinya memanfaatkan Pekan Olaharga Nasional (PON) XX untuk menciptakan instabilitas di Papua.  

TRIBUN-PAPUA.COM - Nama aktivis hak asasi manusia (HAM) Veronica Koman disebut Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen Teddy Lhaksmana Widya Kusuma dalam rapat Pansus Otonomi Khusus Papua di DPR, Kamis (27/5/2021).

Disebutnya nama Veronica saat Teddy membahas soal situasi terkini di Papua.

Teddy mengatakan bahwa ada kelompok yang memanfaatkan Pekan Olaharga Nasional (PON) XX untuk menciptakan instabilitas di Papua. 

PON XX rencananya akan digelar di Papua pada 2 Oktober hingga 15 Oktober 2021.

Baca juga: BIN: Kelompok Separatis Papua Terdeteksi Manfaatkan PON 2021 untuk Ciptakan Instablitas

Teddy menduga beberapa pihak terlibat dalam upaya tersebut, antara lain Veronica Koman dan tokoh United Liberation for West Papua (ULMWP) Benny Wenda.

"Terdeteksi pula bahwa KSP (kelompok separatis Papua) bermaksud memanfaatkan pelaksanaan PON XX 2021 untuk ciptakan instabilitas, untuk menarik perhatian dunia, antara lain Veronica Koman dan Benny Wenda di luar negeri," kata Teddy, Kamis.

Bantahan Veronica Koman

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Veronica membantah tudingan tersebut.

Ia menegaskan pernyataan Teddy merupakan fitnah.

Veronica meminta BIN tidak menciptakan perkara baru terkait Papua.

Baca juga: Panglima TNI Pastikan PON XX Aman: Semua Pihak Harus Kerahkan Kemampuan untuk Suksesnya Event Itu

"Itu fitnah. BIN jangan malah menciptakan perkara baru. Padahal enggak ada yang bawa-bawa PON," kata Veronica.

Ia mengatakan tidak pernah mengungkit perihal PON XX di Papua.

Bahkan, menurut Veronica, para aktivis pro-referendum Papua juga tidak pernah menyinggung soal penyelenggaraan PON XX.

Menurut dia, justru pihak TNI-Polri yang kerap membawa narasi PON terkait gejolak yang terjadi di Papua.

“Kata-kata PON pernah keluar dari saya itu hanya satu kali, yaitu pada awal tahun lalu. Semenjak itu saya tidak pernah ungkit-ungkit PON. Kalau ada yang bikin gejolak di Papua dengan bawa-bawa PON itu justru dari pihak aparat TNI Polri,” ujar Veronica.

Berita lainnya tekrait PON XX Papua

(Kompas.com/Rahel Narda Chaterine)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bantahan Veronica Koman atas Tudingan Wakil Kepala BIN soal Instabilitas di Papua

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved