Selasa, 12 Mei 2026

Kronologi Seorang Anggota Polisi Dikeroyok Warga saat Datang ke Pesta Pernikahan

Seorang polisi di Kalimantan Barat, terluka setelah mengalami pengeroyokan saat mendatangi acara pernikahan warga.

Tayang:
KOMPAS.COM
ilustrasi pengeroyokan - Seorang polisi di Kalimantan Barat, terluka setelah mengalami pengeroyokan saat mendatangi acara pernikahan warga. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang polisi di Kalimantan Barat, terluka setelah mengalami pengeroyokan saat mendatangi acara pernikahan warga.

Korban yakni Bripda Munjirin, Bhabinkamtibmas Kepolisian Sektor Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar.

Ia mengalami pengeroyokan pada Kamis (27/5/2021) sekitar 23.00 WIB, saat datang untuk menanyakan waktu pertunjukan organ tunggal dalam acara tersebut akan berakhir. 

"Korban (Bripda Munjirin) dengan berseragam lengkap hendak menanyakan kepada panitia resepsi pernikahan, jam berapa hiburan organ tunggal berakhir, tetapi korban justru ditarik untuk berjoget, korban menolak. Namun tiba-tiba seseorang memukul korban dari arah depan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kapuas Hulu AKP Imam Reza, seperti dilansir Antara, Senin (31/5/2021). 

Baca juga: Kabaintelkam Takutkan Ada yang Pakai Label Teroris KKB sebagai Propaganda: Bisa Sudutkan Pemerintah

Munjirin sempat dipisahkan dengan beberapa orang yang mengeroyoknya, tapi tidak lama polisi itu kembali diserang.

Kali ini, Munjirin dipukul dengan piring sehingga lengannya terluka.

Setelah pengeroyokan ini terjadi, polisi menangkap empat orang yang diduga terlibat pada Jumat (28/5/2021). Mereka berinisial Az, Fzp, Dp dan Ena.

"Pelakunya sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut," ujar Imam.

Keempat orang itu sudah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi menjerat mereka dengan Pasal 170 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang penganiayaan. 

Para pengeroyok polisi ini terancam enam bulan penjara.

Berita daerah lainnya

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Polisi Dikeroyok hingga Terluka Saat Datangi Hajatan Warga"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved