PON XX Papua

Merasa Janggal Nagita Slavina Jadi Duta PON XX Papua, Arie Keriting: Harus Tetap Perempuan Papua

Arie Keriting, merasa penunjukkan Nagita Slavina merupakan sesuatu yang janggal.

Editor: Claudia Noventa
Instagram @arie_kriting
Komika Arie Kriting 

TRIBUNWOW.COM - Penunjukkan Nagita Slavina jadi Duta PON XX Papua membuat komika Arie Keriting turut berkomentar. 

Diketahui, kabar tersebut memang sudah ramai diperbincangkan.

Tak terkecuali Arie Keriting, yang merasa penunjukkan Nagita Slavina merupakan sesuatu yang janggal.

Meski tak memungkiri kapabilitas Nagita Slavina dalam membawa misi sosialisasi untuk PON XX Papua ini sangat dibutuhkan.

Namun menurutnya, Duta PON XX Papua lebih cocok jika direpresentasikan oleh perempuan asli Tanah Papua.

"Sebenarnya sudah sejak awal saya merasa ada yang janggal dengan hal ini, tetapi saya menunggu tanggapan dari saudara-saudari asli Papua terkait dengan hal ini," tulis Arie Kriting, dikutip dari Instagram-nya @arie_kriting, Rabu (2/6/2021).

Arie Kriting saat berkunjung ke Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta, Selasa (6/3/2018).
Arie Kriting saat berkunjung ke Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta, Selasa (6/3/2018). (KOMPAS.com/MAULANA MAHARDHIKA)

Baca juga: Dukung Penuh PON XX Papua, Wali Kota Jayapura: Sukses Prestasi, Tuan Rumah dan Perekonomian

Baca juga: Dukung Penyelenggaraan PON XX Papua, Kementerian PUPR Digelontorkan Rp 330,4 M untuk Bangun 15 Rusun

Arie tak memungkiri penunjukkan Nagita Slavina sebagai Duta PON XX Papua dapat mendorong terjadinya Cultural Appropriation atau apropriasi budaya yang dapat mendorong adopsi suatu elemen dari satu budaya tanpa pemahaman yang dalam.

"Solusi dari saya, Duta PON XX Papua harus tetap perempuan Papua. Angkat lagi salah satu sosok perempuan Papua, @mikhelia atau @nereputri atau siapa yang dirasa memadai," tulis Arie.

Arie kemudian memberi saran untuk posisi Raffi dan Nagita yang memiliki kekuatan mendorong sosialisasi PON XX Papua.

"Tokoh Perempuan Papua ini bisa mendampingi kaka Boaz Solossa sebagai Duta PON XX Papua. Kakak Raffi Ahmad dan Nagita Slavina bisa diposisikan sebagai sahabat Duta PON XX Papua," saran Arie.

Menurut Arie dengan kehadiran sosok perempuan Papua sebagai Duta PON XX Papua akan menghindarkan terjadinya Cultural Appropriation.

Dengan begitu, menurut Arie, penyelenggaraan PON benar-benar bisa menjadi alat perekat di antara kelompok masyarakat.

"Pada akhirnya nanti kesuksesan PON Papua tidak hanya tercapai secara pelaksanaan event, tetapi juga sukses menjadi perekat kesatuan bangsa," tulisnya.

Baca juga: Soal Ancaman Penolakan Tuan Rumah PON XX Papua, KONI Pusat: Permasalahannya Sudah Selesai

Hal itu juga didasari agar nantinya kesuksesan PON dapat menjadi sinyal balik bagi Indonesia atas banyaknya keberagaman yang dimiliki.

"Mari kita tunjukkan dan banggakan keberagaman kita sebagai Bangsa Indonesia. Salam sayang untuk semua," tulis Arie.

Adapun, pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina resmi didapuk menjadi duta PON XX Papua yang akan diselenggarakan pada Oktober 2021.

Kabar tersebut diumumkan Raffi Ahmad dalam video terbaru di kanal YouTube-nya Rans Entertainment.(*)

Berita terkait PON XX Papua lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Komentar Arie Kriting soal Nagita Slavina Jadi Duta PON XX Papua, Singgung Cultural Appropriation

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved