Breaking News:

Kapolda Papua Ungkap 4 Orang Jadi Perekrut Teroris di Merauke, Termasuk Pasutri yang Ditangkap

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri mengungkapkan sebanyak empat orang menjadi perekrut terduga teroris di Merauke, Papua.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Tribun-papua/Musa Abubar
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri mengungkapkan sebanyak empat orang menjadi perekrut terduga teroris di Merauke, Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri mengungkapkan sebanyak empat orang menjadi perekrut terduga teroris di Merauke, Papua.

Pelaku itu termasuk pasangan suami istri AP dan IK yang ditangkap.

Empat orang yang menjadi perekrut terduga teroris yang tergabung dalam jamaah Anshor Daulay Papua itu yakni YK dan SW serta pasutri AP dan IK.

"Mereka saat ini sudah diamankan Densus 88 dan Polda Papua di Merauke, beserta lima rekan-nya," kata Kapolda Papua Irjen Pol Fakhiri kepada Antara di Jayapura, Rabu, (3/6/2021).

Baca juga: Soal Pelabelan KKB sebagai Teroris, Kabaintelkam Polri Masih Tunggu Putusan Pengadilan

Diakui, selain keempat orang yang menjadi perekrut lima rekan-nya yang juga diamankan yakni AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, serta SR.

Densus 88 dan anggota Polda Papua masih terus melakukan penyelidikan agar Papua bebas dari terorisme, ucap Fakhiri seraya berharap agar masyarakat tidak perlu ketakutan yang berlebihan.

"Namun, bila di lingkungan ada tetangga yang mencurigakan mohon menginformasikan-nya ke aparat keamanan karena biasanya mereka yang tergabung teroris enggan bersosialisasi dengan masyarakat,"ngkap Fakhiri.

Ditambahkan hingga kini belum dipastikan kapan ke 11 terduga teroris dibawa ke Jayapura, termasuk dua balita anak dari pasutri AP dan IK.

Para teroris itu akan ditahan di tahanan Brimob Kotaraja, sedangkan IK ditahan terpisah di luar Mako Brimob, tutur Irjen Pol Fakhiri.

Terduga teroris jaringan JAD

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved