Breaking News:

PT Telkom Berikan Kompensasi untuk Pelanggan yang Terdampak Gangguan Jaringan, Termasuk di Papua

PT Telkom akan memberikan kompensasi layanan bulan Mei 2021 kepada pelanggan di wilayah yang terdampak gangguan jaringan internet di Papua.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Kompas.com
ILustrasi internet - PT Telkom akan memberikan kompensasi layanan bulan Mei 2021 kepada pelanggan di wilayah yang terdampak gangguan jaringan internet di Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM - PT Telkom akan memberikan kompensasi berupa pembebasan tagihan untuk pemakaian layanan bulan Mei 2021 kepada pelanggan di wilayah yang terdampak gangguan jaringan internet.

Kompensasi ini diberikan sehubungan dengan putusnya kabel laut Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) yang terjadi sejak 30 April lalu.

VP Corporate Communication PT Telkom Indonesia Pujo Pramono dalam keterangan tertulis yang diterima Antara, Rabu (2/6/2021), mengungkapkan, selain memberikan kompensasi juga menyediakan backup bandwidth radio sebesar 4,7Gbps melalui sarana frekuensi bagi pelanggan prioritas IndiHome Telkom dan Telkomsel, serta layanan publik diantaranya rumah sakit, Diskominfo, TNI dan kepolisian, Pemprov Papua dan Pemkot Jayaputa, BMKG, hingga sekolah dan kampus.

Baca juga: Sebulan Internet di Jayapura Tak Kunjung Pulih, Pendapatan Travel dan Jasa Pengiriman Terjun Bebas

Selain itu juga menjamin tagihan layanan IndiHome secara pro-rate sesuai pemakaian pelanggan dan tidak melakukan tagihan ke pelanggan selama layanan masih terganggu.

Untuk pemulihan layanan di Jayapura, Telkom telah mengirimkan Cableship DNEX Pacific Land (DPL) yang akan melakukan penyambungan kabel laut SMPCS ruas Biak-Jayapura.

Proses perbaikan kabel dikawal langsung oleh Telkom Infra, salah satu entitas anak usaha Telkom, ditargetkan penyambungan kembali kabel laut dan diharapkan selesai awal Juni 2021, kata Pujo Pramono.

Wiwik warga Dok VIII mengapresiasi informasi tentang Telkom akan membebaskan kompensasi kepada pelanggan khususnya Indihome.

Baca juga: Jaringan Internet Terganggu, Dinkes Papua Akui Kesulitan Update Data Cakupan Vaksinasi Covid-19

"Namun saya berharap Telkomsel juga memberikan kompensasi yang jelas mengingat selama sebulan tidak bisa menggunakan layanan secara penuh, bahkan dampaknya pembayaran voice dan SMS meningkat," kata Wiwik yang diaminkan rekan-rekannya yang sedang mencari jaringan internet di sekitar Jalan Sam Ratulangi.

Kabel optik bawah laut antara Sarmi-Biak dilaporkan putus sejak Jumat (30/4/2021).

Berita serupa lainnya

(Antara)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved