Breaking News:

KKB Papua

Takut Jadi Korban KKB Papua, Sebanyak 1700 Warga dari 13 Kampung Mengungsi ke Distrik Ilaga

Masyarakat takut menjadi korban dari kontak senjata antara aparat keamanan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Editor: Claudia Noventa
(Dok Humas Polda Papua)
Dua rumah di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, yang tengah terbakar. Kejadian tersebut dilakukan KKB yang telah berada di lokasi tersebut sejak 8 April 2021, Papua, Selasa (13/4/2021) - Update, Masyarakat dari 13 kampung terpaksa mengungsi ke Distrik Ilaga lantaran keamanan di Kabupaten Puncak, Papua, tak kondusif. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Masyarakat dari 13 kampung terpaksa mengungsi ke Distrik Ilaga lantaran keamanan di Kabupaten Puncak, Papua, tak kondusif.

Diketahui, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tak berhenti melakukan aksi brutal hingga membuat masyarakat takut menjadi korban.

Terbaru, seorang tukang bangunan menjadi korban tewas setelah ditembak oleh KKB.

"Memang ada 1.700 warga yang mengungsi di Ilaga, tapi menurut saya mereka bukan mengungsi, tetapi hanya mengamankan diri untuk sementara," ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri di Jayapura, Kamis (3/6/2021).

Baca juga: Ampun Komandan Jadi Teriakan Terakhir Habel Halenti sebelum Tewas Ditembak Mati KKB Papua

Baca juga: Setelah Tembak Tukang Bangunan, KKB Papua Tunggu Kedatangan TNI-Polri di TKP dan Terjadi Baku Tembak

Warga yang mengungsi itu berasal dari tiga distrik, yakni Distrik Ilaga, Ilaga Utara, dan Mabugi.

Namun Fakhiri menyebut, sebagian pegungsi sudah mulai kembali ke kampungnya masing-masing.

"Mereka ini mengamankan diri dari gangguan KKB wilayah puncak. KKB biasa menjadikan perkampungan warga sebagai tempat untuk mengumpulkan logistik mereka," kata dia.

Baca juga: Kesaksian Korban Selamat dari KKB Papua, Tancap Gas Mobil setelah Lihat Rekan Tewas Tertembak

Untuk mengantisipasi KKB kembali mencari logistik di perkampungan, Fakhiri memastikan personel keamanan yang telah ditempatkan di beberapa titik strategis tidak akan ditarik sehingga lokasi tersebut akan steril dari KKB.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Wilayah Papua, Frits Ramandey mengaku telah menemui para pengungsi.

Menurut pengakuan para pengungsi mereka ingin segera kembali ke rumahnya masing-masing.

"Mereka minta difasilitasi untuk kembali ke kampungnya karena selama mereka mengungsi, tanaman dan ternak mereka tidak ada yang urus," kata dia.(*)

Berita terkait KKB Papua lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kapolda Papua Sebut 1.700 Warga Mengungsi ke Distrik Ilaga karena Takut KKB

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved