Breaking News:

Fakta Viral Video Syur di Bali, 2 WNA Ternyata Telah Tinggalkan Indonesia dan Sisanya Masih Dicari

Kakanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk mengatakan, dua dari empat WNA yang terlibat telah kembali ke negaranya melalui Bandara Internasional Soe

Tribun-Video.com
Ilustrasi video mesum - Kakanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk mengatakan, dua dari empat WNA yang terlibat telah kembali ke negaranya melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia atau Kakanwil Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk mengatakan, dua dari empat WNA yang terlibat telah kembali ke negaranya melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Diketahui, sempat muncul video syur berdurasi pendek yang dilakukan beberapa WNA di Bali.

Namun, pasangan warga negara asing (WNA) yakni K dan C yang memerankan video mesum itu telah meninggalkan Indonesia.

"Tadi malam saya dapat data terbaru C itu sudah berangkat tanggal 8, dicari nama di pesawat ternyata ada dia. Jadi K dan C sudah berangkat," kata Jamaruli saat ditemui di Denpasar, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: Viral Harga 2 Porsi Mi Rebus Rp 54 Ribu, Pemilik Warung Dipuncak Ngaku Ngantuk: Harusnya Rp 36 Ribu

Baca juga: Viral Video Syur WNA di Bali, Kanwil Kemenkumham Kesulitan Melacak karena Nama Samaran

Jamaruli menuturkan, kedua WNA itu merupakan warga negara Jerman. Mereka diketahui menyewa salah satu vila di kawasan Kuta Utara pada 1 Mei 2021.

Keduanya pergi meninggalkan vila itu pada 7 Mei 2021. Mereka diduga sengaja datang ke Bali untuk membuat konten video porno.

Jamaruli mengatakan, WNA itu akan ditangkal masuk ke Indonesia selama enam bulan. Sanksi itu juga bisa diperpanjang.

"Sepertinya ini memang profesi mereka ya, karena di beberapa tempat juga mereka melakukan hal yang sama," kata dia.

Baca juga: Video Viral Nelayan Selamat dari Insiden Perahu Terbalik setelah Minta Tolong lewat Media Sosial

Pemeran Lainnya Masih Ditelusuri

Sementara pemeran lain di video itu, Jamaruli mengaku pihaknya masih terus melakukan penelusuran.

Halaman
12
Editor: Claudia Noventa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved