Breaking News:

Polres Jayawijaya Imbau Tukang Ojek Jangan Keluar Kota Malam Hari: Rawan Kekerasan

Polda Papua, mengimbau kepada tukang ojek agar tidak memberikan pelayanan keluar wilayah kota pada malam hari, karena beresiko menjadi korban kriminal

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Tribun-Papua/Musa Abubar
Ilustrasi korban kriminal di Papua - Seorang tukang ojek di Kampung Eromaga, Distrik Omkia, Kabupaten Puncak, Papua, ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) hingga tewas. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kepolisian Resor Jayawijaya, Polda Papua, mengimbau kepada tukang ojek agar tidak memberikan pelayanan keluar wilayah kota pada malam hari, karena beresiko menjadi korban tindak kriminal.

Kepala Polres Jayawijaya, AKBP Dominggus Rumaropen, di Wamena, Kamis (3/6/2021), menyatakan telah menyampaikan imbauan itu ke pangkalan-pangkalan pengojek.

"Karena kadang kala di tengah jalan itu ada saja kekerasan-kekerasan. Jadi ada saja pihak-pihak yang bisa menggunakan ojek tetapi sampai di tengah jalan atau tempat yang nyaman bagi mereka, bisa ada kekerasan," katanya.

Baca juga: Gabung NKRI, Panglima OPM Thitus Murib Kwalik: Kita Tak Mampu Bertahan di Hutan, Makan Pun Susah

Ia mengatakan pengojek sangat membantu masyarakat yang membutuhkan transportasi namun terkadang pengojek menjadi korban kekerasan.

"Kalau hp-nya dibawa, motornya dibawa ya syukur, jangan sampai nyawa yang dibawa. Jadi saya mengingatkan untuk pangkalan ojek ini kalau sudah malam, kawan-kawasan lain yang tidak nyaman bagi mereka jangan ke sana," katanya.

Menurut dia, jika dalam situasi tertentu pengojek harus mengantar penumpang ke luar pusat kota pada malam hari maka bisa melapor ke Markas Polres sebelum bepergian.

"Artinya khusus di malam hari, misalnya orang sangat butuh, datang lapor dahulu di sentra pelayanan, dicatat DS-nya dahulu baru jalan, jadi kita lihat ini benar-benar harus terjamin," katanya.

Beberapa kawasan yang menjadi penekanan kepolisian kepada pengojek adalah jalur trans Distrik Kimbim.

"Kalau sudah melewati batalion itu tidak boleh ke sana, cukup saja di areal kota sini," katanya.

Berita KKB Papua lainnya

(Antara)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved