Breaking News:

5 Fakta Klaster Covid-19 Hajatan di 2 Desa Cianjur, Kades dan Camat Ikut Tertular

Sebanyak 35 warga dari dua desa di Cianjur diduga terpapar Covid-19 setelah mendatangi pesta pernikahan atau hajatan.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Istimewa
Para tenaga medis Puskesmas Cibinong melakukan tracing imbas dari klaster hajatan di Cianjur. 

Aceng menduga ia terpapar dari Kepala Desa Padasuka karena sempat satu mobil dalam sebuah kegiatan pada akhir pekan kemarin.

Ia mengatakan langsung melakukan isolasi mandiri di rumah seperti warga lainnya setelah dites dan akhirnya dinyatakan positif juga.

"Hari ini saya melakukan isolasi mandiri juga di rumah, mohon maaf telat menjawab telepon," ujar Camat melalui sambungan telepon, Selasa (8/6/2021).

Aceng mengatakan, gejala yang ia alami dua hari kemarin membuat dirinya juga berinisiatif melakukan pemeriksaan karena telah kontak dan satu mobil dengan kepala desa.

"Dugaan saya benar, saya mulai merasakan gejala pada Sabtu kemarin setelah satu mobil beraktivitas dengan kepala desa," kata Camat.

Baca juga: Viral Video Satpol PP Kota Pontianak Hancurkan Ukulele dan Tuai Kritik, Ini Klarifikasinya

4. Terapkan Lockdown Lokal

Camat Cibinong Aceng Holil mengatakan akibat dari adanya 35 orang yang terpapar di Desa Padasuka dan Desa Cimaskara, dua wilayah tersebut memberlakukan lockdown lokal.

"Sudah dilakukan pembatasan dan pengetatan di dua wilayah tersebut, kebutuhan warga yang melakukan isolasi mandiri dipenuhi oleh satgas, istilahnya lockdown lokal," ujar Camat.

5. Dangdutan Dilarang

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal, mengatakan Pemkab Cianjur akan mengeluarkan surat edaran larangan syukuran menggelar pesta panggung dangdutan yang mengundang kerumunan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved