Breaking News:

Massa Pencari Kerja Adang Mobil Bupati Maybrat Papua Barat, Protes soal Kuota Tambahan CPNS 2018

Sejumlah massa pencari kerja, mengadang iring-iringan mobil Bupati Maybrat Bernard Sagrim yang melintas di Distrik Ayamaru, Kabupaten Maybrat.

(Maichel Kompas.com)
Bupati maybrat saat menenmui pencaker 

TRIBUN-PAPUA.COM -  Sejumlah massa pencari kerja, mengadang iring-iringan mobil Bupati Maybrat Bernard Sagrim yang melintas di Distrik Ayamaru, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Saat itu Jalan utama Distrik Ayamaru yang biasa dilewati rombongan Bupati Bernard untuk ke kantor diblokade dengan kayu oleh massa pencari kerja.

Masa pencari kerja itu menuntut Pemerintah Kabupaten Maybrat transparan dalam penambahan formasi calon pegawai negeri sipil 2018.

Blokade yang dilakukan massa pencari kerja itu membuat kendaraan tak bisa lewat.

Bupati Maybrat Bernard Sagrim sampai harus turun dari mobil untuk meminta akses jalan dibuka.

Baca juga: Polri akan Lindungi Pembangunan di Papua dari Gangguan KKB: Harus Tetap Berjalan

Namun, massa menolak permintaan bupati tersebut. Situasi di lokasi sempat memanas saat Bupati Maybrat mendapat protes dari sejumlah pencari kerja.

Para pencari kerja menuding pemerintah daerah tak transparan terkait kuota tambahan CPNS 2018.

Para pencari kerja kecewa nama mereka tak masuk dalam kuota tambahan itu.

"Kami sebagai pencari kerja di kampung ini merasa kecewa karena nama kami tidak masuk dalam kouta tambahan formasi tahun 2018. kami akan menutup akses jalan bila tuntutan kami tidak terjawab," kata salah seorang pencari kerja, Edy di lokasi, Rabu (9/6/2021).

Bupati Maybrat Bernard Sagrim sempat menyampaikan kekecewaannya kepada para pencari kerja itu.

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved