Breaking News:

Oknum Guru dan IRT di Kalbar Jadi Otak Sindikat Pencurian Kendaraan, Korban Rugi hingga Rp 3 Miliar

Sindikat kasus pencurian dan penggelapan mobil dibongkar Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Kalimantan Barat.

(KOMPAS.COM/HENDRA CIPTA)
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) mengungkap sindikat kasus pencurian dan penggelapan mobil dan sepeda motor. Dalam pengungkapan tersebut, sebanyak delapan orang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, dua orang di antaranya diketahui sebagai otak pelakunya, yakni seorang oknum guru pengajar berinisial NA dan ibu rumah tangga berinisial VS. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Sindikat kasus pencurian dan penggelapan mobil dan sepeda motor dibongkar Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar).

Sebanyak delapan orang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Dua orang sebagai otak pelakunya, ternyata seorang oknum guru pengajar berinisial NA dan ibu rumah tangga berinisial VS.

“Dari mereka diamankan sebanyak 12 unit mobil rental dan 12 unit sepeda motor yang merupakan kendaraan rental,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan kepada wartawan, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Penembakan Pratu Nurrohman dan Istrinya Minim Saksi, Aparat Buat Tim Khusus untuk Selidiki

Menurut Luthfie, ini hasil kerja keras kepolisian melakukan penyelidikan dan penyidikan selama tiga pekan. Saat ini, sebanyak 8 unit mobil masih dalam pencarian.

“Dari kasus sindikat penggelapan ini, total kerugian mencapai Rp 3 miliar,” ungkap Luthfie.

Atas perbuatannya, kedelapan tersangka dijerat dengan Pasal 372, 378, dan 480 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Mereka terancam menjalani hukuman penjara paling lama empat tahun.

Dalam kesempatan itu, Luthfie mengingatkan agar masyarakat tidak tergiur dengan kendaraan yang dijual dengan harga murah.

“Masyarakat jangan mudah tergiur dengan tawaran penjualan kendaraan yang murah, jika membeli kendaraan dengan harga murah agar dicek kelengkapannya supaya tidak terjadi kasus yang sama,” tutup Luthfie. (*)

Berita daerah lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sindikat Pencuri Mobil Rental Buat Korban Merugi Rp 3 M, Didalangi Oknum Guru"

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved