Breaking News:

Nasib Anggota TNI yang Viral setelah Pukul Karyawan SPBU, Denpom akan Kawal sampai Persidangan

Seorang oknum anggota TNI dari Kodim 1603/Sikka ditetapkan sebagai tersangka, oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IX/1 Kupang, NTT.

Editor: Claudia Noventa
Istimewa
Sreenshot Video Oknum Anggota TNI Tampar Petugas di SPBU di Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Selasa (25/5/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang oknum anggota TNI dari Kodim 1603/Sikka ditetapkan sebagai tersangka, oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IX/1 Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penetapan tersebut terkait kasus yang menjeratnya yaitu terkait penamparan kepada seorang karyawan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Sikka beberapa waktu lalu.

Komandan Denpom IX/1 Kupang, Letkol Cpm Joao Cesar Dacosta Corte mengatakan, meski antara korban dan tersangka sebelumnya sudah berdamai, namun, proses hukum tetap berlanjut.

Baca juga: Viral Video Warga Geruduk RS, Tak Terima Kepala Dusun yang Meninggal Dinyatakan Kena Covid-19

Baca juga: Viral Rekaman CCTV Bocah 11 Tahun Curi Kotak Amal Bermodal Sendok, Ternyata Kerap Beraksi

Penetapan tersangka itu setelah pihaknya bersama dengan Subdenpom IX/1-1 Endi melakukan penyelidikan dan penahanan kepada yang bersangkutan selama 20 hari.

Menurutnya, berkas perkara dan tersangka saat ini sudah dilimpahkan kepada kepada Otmil III-Kupang.

Untuk memastikan proses hukum kepada yang bersangkutan sesuai prosedur yang berlaku, pihaknya berjanji akan melakukan pengawasan hingga sidang digelar.

"Kita akan monitor sampai dengan persidangan di Pengadilan Militer Kupang,"ujar Joao, Jumat (11/6/2021).

Kronologi Kejadian

Seperti diketahui, kasus oknum TNI menampar petugas SPBU tersebut sebelumnya viral di media sosial.

Kejadian tersebut diketahui terjadi pada Selasa (26/5/2021) di SPBU Waipare, Maumere, Sikka.

Baca juga: Fakta Video Viral 3 Bocah SD Bergelantungan Seberangi Sungai, Disebut Sengaja sedang Bermain

Alasan tersangka melakukan penamparan itu karena tidak terima ditegur korban yang melihatnya menyerobot antrean.

"Di SPBU, ia melihat antrean panjang. Beliau langsung ke depan. Biasanya memang kita sudah ada kerja sama untuk anggota TNI atau Polri, apabila mendesak terkait tugas yang akan dilaksanakan, itu bisa didahulukan. Tetapi, ada kesalahpahaman dengan anggota SPBU, sehingga terjadinya insiden itu," kata Komandan Distrik Militer (Dandim) 1603 Sikka Letnan Kolonel Inf M Zulnaendra Utama.

Setelah rekaman video yang memperlihatkan anggotanya melakukan tindak kekerasan itu viral di media sosial, upaya mediasi dengan korban juga telah dilakukan.(*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kasus Anggota TNI Pukul Karyawan SPBU, Denpom: Kita Monitor sampai Persidangan

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved