Breaking News:

Harapan Masyarakat Jayapura terkait Pengganti Almarhum Klemen Tinal sebagai Wakil Gubernur Papua

Sejak kosongnya kursi Wakil Gubernur Provinsi Papua, masyarakat masih menantikan informasi terkait sosok pengganti.

Penulis: Nandi Tio G Effendy | Editor: Roifah Dzatu Azmah
Humas Polda Papua
Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal - Sejak kosongnya kursi Wakil Gubernur Provinsi Papua, masyarakat masih menantikan informasi terkait sosok pengganti. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tio Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Sejak kosongnya kursi Wakil Gubernur Provinsi Papua, masyarakat masih menantikan informasi terkait sosok pengganti.

Berbagai harapan dari masyarakat tercipta untuk calon pengganti almarhum Klemen Tinal.

“Semoga Wakil Gubernur yang baru nantinya dapat lebih dekat ke rakyat dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat di Papua,” ujar Rendi Pratama (32) pekerja di sebuah cabang BUMN di Kota Jayapura.

Di tempat terpisah, Rahmat Hidayat (40) warga Kelurahan Hamadi berharap kekosongan kursi wakil gubernur bisa cepat terisi kembali.

Baca juga: 10 Partai Koalisi akan Segera Siapkan Pengganti Wagub Papua setelah 40 Hari Klemen Tinal

Baca juga: PON XX Papua Libatkan Pelaku Usaha dan Seniman Lokal, Panitia Sebut Permintaan Gubernur Lukas Enembe

Dirinya berharap roda pemerintahan bisa berjalan sebagai mana mestinya, mengingat juga sudah mendekati PON XX PAPUA yang merupakan agenda besar provinsi tersebut.

“Mengingat yang tiada adalah wakil gubernur, kami berharap penggantinya dapat satu visi dengan Bapak Gubernur Lukas Enembe, agar misi yang telah ditetapkan dapat tetap tercapai,” ungkap Yance (42) Warga Angkasa, Distrik Jayapura Utara.

Tak hanya itu, ada pula Reza Septian (27) yang merupakan warga bilangan Yapis Dok 5.

“Saya berharap sosok yang dipilih dewan legislatif nantinya memiliki riwayat pengalaman memimpin daerah di Papua yang sudah jelas terbukti hasilnya baik, dan yang terpenting adalah orang beriman yang takut akan Tuhan,” kata Reza.

Ada pula Ferry Didik (29), pemilik warung makan gado-gado yang berharap pemerintah dapat lebih memperhatikan terkait pelestarian alam di Papua. 

“Kedepannya agar lebih diperhatikan Infrastruktur dan sarana publik dan tempat wisata, sayang jika alamnya baik namun tidak di kelola dengan baik,” ucap Ferry.

Baca juga: Kabar Duka, Pebulu Tangkis Indonesia Markis Kido Meninggal Dunia di Usia 36 Tahun

Calon Pengganti Segera Disiapkan

Tim Koalisi Papua Bangkit tengah menyiapkan mekanisme untuk menentukan sosok pengganti yang akan menjabat Wakil Gubernur Papua.

Rapat koalisi akan digelar setelah peringatan 40 hari kepergian Klemen Tinal.

Ketua Tim Koalisi Papua Bangkit, Matius Awoitauw mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk menghormati keluarga almarhum sekaligus menghargai tradisi masyarakat adat di Papua.

"Dalam waktu dekat Koalisi Papua Bangkit akan melakukan pertemuan resmi, dan dihadiri para pimpinan partai koalisi untuk mendengarkan pandangannya," kata Matius kepada wartawan di Jayapura, Mingggu (13/6/2021) malam.

Baca juga: Ada 150 Personel TNI-Polri Dikerahkan Jaga Bandara Aminggaru, Aktivitas Penerbangan Kembali Normal

Baca juga: Kronologi Mobil Tertimpa Pohon Mahoni saat Berhenti di Lampu Merah, Ada Bayi 2 Bulan di Dalamnya

Seperti diketahui, jabatan Wakil Gubernur Papua kosong setelah Klemen Tinal berpulang karena sakit di Jakarta, pada 21 Mei 2021.

Menurut Matius, pihaknya akan mendengarkan lebih dulu pandangan Gubernur Papua, Lukas Enembe, terkait sosok yang cocok mendampinginya sebagai wakil gubernur.

"Pasangan ini harus cocok, karena itu Gubernur Papua juga punya pandangan," ujar Bupati Jayapura tersebut.

Selanjutnya, tiga nama hasil rapat koalisi akan diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua untuk ditindaklanjuti.

"Nantinya ada tiga nama yang akan diserahkan ke DPR Papua untuk dipilih, sebagaimana mekanisme atau ketentuan perundang-undangan yang berlaku," jelas Matius.

Baca juga: Jacksen Tiago Akui Todd Ferre Emosi Lepas Kontrol saat Ricuh Persita vs Persipura

Ia pun meminta masyarakat untuk bersabar, sembari menunggu pengumuman resmi dari Koalisi Papua Bangkit.

"Koalisi secara resmi akan sampaikan ke publik terkait siapa saja yang diusulkan sebagai calon pengganti Wakil Gubernur Papua," jelasnya.

Untuk diketahui, terdapat 10 partai politik (Parpol) Koalisi Papua Bangkit pengusung pasangan Lukas Enembe dan Klemen Tinal (Lukmen) bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 Juni 2018.

Antaralain Golkar, Hanura, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Kemudian, Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Demokrat.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved