Breaking News:

Aniaya Korban Hingga Meninggal, 2 Pemuda Abepura Serahkan Diri ke Polsek Heram, Dua Lainnya Buron

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R Urbinas menjelaskan, motif pengeroyokan itu akibat kasus pencurian kendaraan bermotor.

Penulis: Stevanus Sremere | Editor: Ridwan Abubakar Sangaji
Tribun-Papua.com/ Ridwan Abubakar
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R Urbinas 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Stepanus Sremere

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - FR (26) dan AS (25) pelaku pengeroyokan terhadap Markud Viktor Manobar (21) hingga tewas menyerahkan diri.

Sementara dua pelaku KK dan AA masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas menjelaskan, motif pengeroyokan itu akibat kasus pencurian kendaraan bermotor.

"Motif penganiayaan, kedua korban dicurigai mencuri motor salah satu keluarga pelaku.

Kasus pengeroyokan itu ada empat orang pelaku.

Dua di antaranya menyerahkan diri usai mendengar korbannya meninggal dunia.

Sementara KK dan AA dalam pengejaran Sat Rerskrim Polresta Jayapura Kota.

"Empat pelaku menganiaya korban menggunakan besi dan kayu," ucapnya

Akibat penganiayaan itu korban mengalami luka cukup parah hingga nyawahnya tidak tertolong.

Kapolresta meminta dua pelaku buron untuk menyerahkan diri kepada aparat kepolisian terdekat.

Kasus penganiayan itu diketahui terjadi pada Minggu (13/6/2021) dini hari di lapangan Asrama Sorong Kelurahan Hedam Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved