Breaking News:

PON XX Papua

Kota Jayapura akan Segera Sosialisasikan Pedoman Dopping Jelang PON XX Papua 

Sub PB PON XX Kota Jayapura menarget 750 sampel saat pengujian dopping pada Juli 2021. Tes dopping dilakukan bagi atlet yang sudah memasuki final.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
WASPADA DOPPING - Monitoring PB PON XX Papua 2021 terkait kesiapan Sub PB PON XX Kota Jayapura mensosialisasikan pedoman dopping bagi para atlet, Selasa (15/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara    

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sub Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB-PON) XX Kota Jayapura akan akan segera mensosialisasikan pedoman dopping kepada Puskesmas dan rumah sakit di wilayahnya.

Hal ini guna mewaspadai pemberian obat-obatan secara berlebihan kepada atlet peserta PON XX Papua 2021, yang berpotensi menjadi dopping.

"Sosialiasai pedoman dopping dijadwalkan Juli 2021," ujar Sub Koordinator Pelayanan Kesehatan, Gawat Darurat, dan Rujukan PB PON XX Bidang Kesehatan, dr Rindang Pribadi kepada Tribun-Papua.com di Kota Jayapura, Selasa (15/6/2021).

Terkait ini, Baiq Sunarniati selaku anggota tim bidang kesehatan dan dopping, mengatakan kejelian sangat diperlukan untuk mewaspadai terjadinya dopping.

"Harus sesuai ketentuan dengan dosis yang ditentukan, patokannya sesuai pedoman dopping," tegas Baiq.

Baca juga: 3 Spot Wisata Unggulan di Kampung Tobati untuk Wisatawan PON XX Papua 2021


Sementara itu, Wakil Ketua Tim Ad-hock Dopping Sub PB PON XX Kota Jayapura, Sely Ayawaila mengatakan pihaknya bersama PB PON XX Papua tengah bekerja sama pihak terkait untuk fasilitasi pelatihan tersebut.

"Kami bersama PB PON XX tengah melakukan MoU dengan Lembaga Anti Dopping Indonesia (LADI), dan Laboratoruim Sertifikasi Pengujian Dopping di Doha, Qatar," kata Sely.

Pelatihan bagi tenaga kesehatan akan dilakukan di empat klaster penyelenggara PON XX; Kota dan Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Kabupaten Merauke.

Menurut Sely, pihaknya menarget 750 sampel saat pengujian dopping pada Juli 2021.

Tes dopping dilakukan bagi atlet yang sudah memasuki final di masing-masing cabang olahraga. Pengujiannya, dengan tes urine.

"Pengawas dopping akan memeriksa kandungan zat kimia pada suplemen atau obat yg digunakan para atlet," jelas Sely, seraya berharap PON XX Papua bersih dari dopping. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved