Breaking News:

PERSIPURA

Jadi Dewan Pembina Persipura, Rachmawati Soekarnoputri Bersedia Jadi Sponsor Boaz Solossa Cs

Rachmawati Soekarnoputri (71) dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina Persipura Jayapura oleh Dewan pengurus Persipura Jayapura.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
dok_persipura_jayapura
KURSI RODA - Dengan berkursi roda, Rachmawati Soekarnoputri (71), putri ketiga presiden Pertama Indonesia (1944-1965) dikukuhkan menjadi Ketua Dewan Pembina Persipura Jayapura, di Universitas Bung Karno, Jakarta, Senin (14/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Roy Ratumakin

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURARachmawati Soekarnoputri (71) dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina Persipura Jayapura oleh Dewan pengurus Persipura Jayapura, di Jakarta, awal pekan.

Ketua Dewan Pembina Persipura Jayapura oleh Ketua Umum Persipura Jayapura Banhur Tomi Mano (BTM) menuturkan alasan pengukuhan putri ketiga Proklamator Indonesia, Soekarno itu.

Kepada Tribun-Papua.com, Selasa (15/6/2021), Benhur yang juga Wali Kota Jayapura itu, menyebut salah satu alasan utamanya adalah krisis finansial, efek pandemi dan terhentinya liga 1 Indonesia, tahun lalu.

“Saat itu (Rachmawati) bergabung, kami sedang gencar-gencarnya mencari sponsor, guna menopang perjalanan tim di dua kompetisi yaitu Piala AFC dan Liga 1,” kata BTM sapaan akrab Benhur.

Rachmawati, tambah Benhur, bersedia menjadi sponsor bagi Boaz Solossa cs.

Baca juga: PT LIB Kirim Rancangan Jadwal Liga 1 2021, Jacksen F Tiago Bongkar Lawan Perdana Persipura Jayapura

SKUAD AFC 2021 _ Tim dan pemain Persipura Jayapura saat mengikuti training camp di Batu Malang, Jawa Timur. Menjelang laga AFC di Group H, Persipura menggelar rangkaian laga persahabatan dan latihan ketat.
SKUAD AFC 2021 _ Tim dan pemain Persipura Jayapura saat mengikuti training camp di Batu Malang, Jawa Timur. Menjelang laga AFC di Group H, Persipura menggelar rangkaian laga persahabatan dan latihan ketat. (courtesy_Persipura)

Pandemi Covid-19 sempat memberikan hantaman yang sangat keras bagi Persipura Jayapura.

Tim berjulukan Mutiara Hitam itu harus mengalami krisis finansial akibat tidak ada kompetisi yang bisa digelar di Indonesia.

Ditambah lagi, PT Bank Papua tiba-tiba membatalkan kontrak sponsorship untuk Persipura sehingga tim kebanggaan masyarakat Papua itu kehilangan sumber pendapat yang besar.

Rentetan peristiwa itu membuat Persipura sampai pada keputusan yang cukup menyakitkan, skuad Mutiara Hitam resmi dibubarkan pada Januari 2021.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved